Riyadh, Gontornews — Para anggota keluarga penguasa Arab Saudi resah dan mencegah Putra Mahkota Mohammed bin Salman (MBS) menjadi raja setelah namanya dikaitkan dengan pembunuhan wartawan Saudi Jamal Khashoggi. Demikian kata sumber-sumber yang dekat dengan istana kerajaan kepada kantor berita Reuters.
Seperti dirilis Aljazeera, pejabat senior AS, telah mengindikasikan kepada penasihat Saudi dalam beberapa pekan terakhir, mereka akan mendukung Pangeran Ahmed bin Abdulaziz – yang merupakan deputi menteri dalam negeri selama hampir 40 tahun – sebagai calon pengganti Raja Salman. Demikian menurut sumber Saudi yang mengetahui pembicaraan itu.
Di tengah kemarahan internasional atas pembunuhan Khashoggi, puluhan pangeran dan sepupu dari keturunan keluarga Al Saud ingin suksesi. Namun, mereka tidak akan bertindak sementara Raja Salman – ayah putra mahkota berusia 82 tahun – masih hidup, kata sumber itu.
Mereka mengakui raja Salman tidak mungkin berbalik memuauhi putra kesayangannya, tambah laporan itu. [Rusdiono Mukri]






















