Buenos Aires, Gontornews — Turki tidak berniat merusak keluarga Kerajaan Arab Saudi, kata Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan, pada hari Sabtu (1/12).
Ia menambahkan, menahan mereka yang bertanggung jawab atas pembunuhan wartawan Saudi, Jamal Khashoggi, juga akan bermanfaat bagi Arab Saudi.
Berbicara pada konferensi pers di KTT G20 di Buenos Aires, Erdogan mengatakan Putra Mahkota Saudi, Mohammed bin Salman telah mengirim jaksa utamanya ke Turki untuk menyelidiki pembunuhan Khashoggi, tetapi dia tidak berbagi informasi dengan Ankara.
Erdogan mengatakan, pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi telah menjadi ujian bagi seluruh dunia.
Turki memiliki bukti pembunuhan Khashoggi, kolumnis Washington Post dan pengkritik penguasa de-facto Arab Saudi, tewas dalam 7,5 menit.
Erdogan mengatakan, Ankara telah berbagi bukti ini dengan semua negara yang memintanya, termasuk Amerika Serikat, Inggris, Jerman dan Arab Saudi. [Rusdiono Mukri]



















