Sanaa, Gontornews — Persatuan Bangsa Bangsa (PBB) berencana menyelenggarakan pertemuan antara kelompok Houthi dan koalisi Arab Saudi di Swedia untuk mengakhiri perang yang telah menyebabkan negara tersebut berada di jurang kelaparan. Reuters mengabarkan bahwa delegasi Houthi diperkirakan berangkat ke Swedia pada Selasa (4/12) waktu setempat.
Sementara itu, koalisi Arab Saudi yang dipimpin Presiden Yaman, Abd Robbu Mansour Hadi, mengatakan bahwa kubunya juga akan mengirimkan delegasi dalam perudingan damai di Swedia. Selain perundingan damai, PBB berharap akan terjalin langkah-langkah untuk membangun kembali kepercayaan dan badan pemerintahan transisional sebagai bentuk resolusi untuk mengakhiri perang di Yaman.
Peperangan yang diduga merupakan proksi Arab Saudi dan Iran tersebut diduga telah menyebabkan lebih dari 8 juta warga Yaman terancam bencana kelaparan. PBB bahkan melansir, jika perang tersebut tidak kunjung berakhir, jumlah warga yang kelaparan bisa mencapai 14 juta warga dalam waktu yang singkat.
Menteri Luar Negeri Uni Emirat Arab, Anwar Gargash mengatakan bahwa pertemuan di Swedia merupakan langkah yang strategis demi menemukan resolusi politik di antara dua kubu yang bertikai.
Menteri Luar Negeri Amerika Serikat, Mike Pompeo, mengatakan bahwa Presiden Donald Trump tengah mempersiapkan tatanan wilayah Timur Tengah yang baru.
“Solusi politik yang dipimpin Yaman menawarkan sebuah kesempatan terbaik untuk mengakhiri krisis saaat ini. Negara yang stabil tidak dapat hidup berdampingan dengan milisi pelanggar hukum,” ungkap Pompeo sebagaimana dilansir Reuters.
Meski demikian, Menteri Luar Negeri Swedia belum mengumumkan tempat perundingan antara militan Houthi dan koalisi Arab Saudi. [Mohamad Deny Irawan]





















