pesanan-majalah-edisi-khusus
34 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 28 August, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Pertentangan Kausalitas Komitmen Penegakan Hukum

Mohamad Deny Irawan by Mohamad Deny Irawan
18 January 2019
in Kolom
0
Pertentangan Kausalitas Komitmen Penegakan Hukum

Debat Calon Presiden dan Wakil Presiden 2019

Oleh Nurizal Ismail
Direktur Pusat Studi Kitab Klasik Islami STEI Tazkia dan Peneliti ISEFID

Isu penegakkan hukum yang menjadi salah satu pembahasan dalam debat calon Presiden dan Wakil Presiden edisi perdana menimbulkan reaksi yang menarik. Pasangan calon (Paslon) Presiden calon Wakil Presiden, Joko Widodo-Ma’ruf Amin memiliki visi dengan mengatakan bahwa semakin maju, demokratis dan modern sebuah negara maka penegakan hukum semakin baik.

Sedangkan Paslon Prabowo Subianto-Sandiaga Sholahuddin Uno memiliki visi dengan menitikberatkan pada peningkatan integrasi serta keunggulan lembaga penegak hukum seperti kepolisian, kejaksaan dan kehakiman. Mana yang lebih baik di antara kedua visi tersebut dari sudutΒ  pandang Filsafat Islam?

Saya akan memulai pendapat saya dari apa yang diutarakan oleh Ibnu Sina (980-1037 M)  dalam karyanya yang monumental Al-Shifā. Ibnu Sina menyatakan bahwa hukum harus diatur demi menjaga stabilitas negara yang didominasi oleh kekuatan Pemerintah, pebisnis, wirausahawan serta militer yang bertanggungjawab sebagai penjaga keamanan negara.

BACA JUGA

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

Mengubah Hafalan Menjadi Pembelajaran Bermakna

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

Sistem Perguruan Tinggi Pesantren

Lima Agenda Konkret Bogor Kota Pelajar 2034

Secara teknis, Ibnus Sina berpendapat bahwa kekuasaan pemerintah yang terdiri dari kekuasaan legislatif, eksekutif dan yudikatif harus bertanggungjawab penuh dalam membuat aturan negara. Sedangkan pebisnis dan wirausahawan harus memastikan ekonomi berjalan, sesuai alur hukum yang berlaku, dan militer serta pihak kepolisian bertanggungjawab terhadap situasi keamanan negara.

Ketiga elemen (Pemerintah, pebisnis/wirausahawan, militer) tersebut harus berada dalam koridor hukum yang tepat demi mencapai, apa yang Ibnu Sina sebut sebagai, madīnah al-faḍīlah (negara yang utama). Dari sini, Ibnu Sina menyampaikan bahwa penegakan hukum harus bersifat integratif dengan memaksimalkan hubungan antara politik, ekonomi dan keamanan negara sekaligus tanpa menitikberatkan salah satu dari tiga elemen tersebut.

Pendapat lain yang saya kutip adalah pendapat Imam Al-Ghazali (1058-1111 M) dari salah satu karyanya berjudul Syifāul Ghalil. Ghazali berpendapat bahwa hukum terbagi menjadi 3 hal: hukum tuhan, moral dan negara. Hukum Tuhan bersumber dari Al-Qur’an dan Sunnah dan menjadi yang tertinggi. Hukum moral merujuk pada adab sedangkan hukum negara adalah hukum positif yang ditetapkan oleh negara. Secara umum, Ghazali menginginkan hukum sebagai pemberi kemaslahatan dan wasilah untuk mewujudkan kesejahteraan di dunia.

Secara teknis, Ghazali berharap bahwa aspek penegakan hukum harus memenuhi unsur penjagaan lima maslahat: maslahat agama, maslahat jiwa, maslahat akal, maslahat keturunan dan maslahat harta. Contoh, hukum apa yang tepat bagi para pengedar narkoba jika merujuk pada penjagaan jiwa dan hukum yang tepat bagi para penjahat perdagangan human trafficking yang terjadi pada anak-anak jika ditinjau dari aspek penjagaan terhadap keturunan.

Pendapat ketiga yang saya kutip adalah Kinalizade (1511–1572 M) dari karyanya Akhlāqi Alāi. Pemikir Muslim di masa Turki Utsmani itu mengatakan bahwa ada tiga hukum yang harus ada dalam negara yaitu namΕ«s al-akbar (Syariat), namΕ«s al-wasαΉ­ (Hukum Pemerintah) dan namΕ«s al-aαΉ£ghar (uang).

Berbeda dengan kedua filusuf sebelumnya, Kinalizade menitikberatkan pada isu uang yang menurutnya sebagai pemberi keadilan dalam bertransaksi meski di sisi lain, uang juga bisa menjadi bumerang sebagai alat ketidakadilan seperti korupsi, kolusi, suap dan sejenisnya. Walhasil, Kinalizade pun meminta pemerintah dapat memberikan perhatian lebih terhadap kasus-kasus hukum yang berkenaan dengan penyalahgunaan uang.

Lalu bagaimana elaborasi pendapat dari ketiga filosof muslim tersebut pada debat pilpres tahap pertama? Saya melihat ada perbedaan yang bertolak belakang antara satu paslon dengan paslon yang lain. Misalnya, paslon 01 menitikberatkan pada konsep negara maju, demokratis dan modern berimbas secara langsung pada penegakkan hukum yang baik. Sedangkan paslon 02 menyikapinya dengan hal yang bertolakbelakang seraya mengatakan bahwa penegakkan hukum menjadi salah satu faktor keberhasilan sebuah negara.

Dan jika harus membandingan visi penegakan hukum kedua paslon dengan pendapat tiga filosof muslim di atas, saya menilai bahwa paslon 02 memiliki kedekatan konsep dengan ketiga filosof ketimbang paslon 01. Jadi, jika paslon 01 fokus terhadap pembangunan negara lalu penegakkan hukum, maka paslon 02 fokus pada penguatan hukum untuk mencapai kemajuan suatu negara.

Lebih lanjut, saya menilai bahwa kehadiran suatu negara merupakan buah dari keragaman masyarakat yang saling berintraksi dan bersosialisasi. Pun dengan hadirnya pengaturan dan penegakan hukum adalah agar supaya hukum dapat mengatur masyarakat di seluruh aspek kehidupan menuju negara yang makmur dan sejahtera.

Karena itu yang benar, menurut saya, adalah jika hukum diterapkan secara maslahat (tidak menyimpang dengan aturan Syariat), maka negara akan sejahtera. Wallāhu A’lam bi al-αΉ’awab!

Tags: Debat Pilpres 2019Joko Widodo - Ma'ruf AminKonsep KausalitasPrabowo Subianto-Sandiaga Sholahuddin Uno
Share136Tweet79Send
Previous Post

Mufti Damaskus Kunjungi Menag, Bahas Muktamar Tasawuf

Next Post

ο»ΏTasyakuran 4 Windu Pondok Pesantren Darussalam Kersamanah Garut

Mohamad Deny Irawan

Mohamad Deny Irawan

Reporter Media Online Gontornews.com

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Santri Gontor Kampus 2 Terpapar Covid-19 Pulih dengan Cepat. Apa Faktornya?

Qismul Amn dan Pembicaraan yang Tiada Henti

24 August 2026
100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

100 Tahun Gontor: Kembali ke Gontor untuk Mengisi Baterai Batin

20 August 2026
Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

Kemerdekaan Sejati dalam Perspektif Al-Qur’an

22 August 2026
Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

Al Mujtama Al Islami 4 Cianjur Laksanakan Apel Tahunan Khutbatul Arsy

23 August 2026
Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

Sujud Syukur dan Laporan Pertanggungjawaban Menutup Rangkaian Ujian Tulis Al-Imtinan Putri

23 August 2026
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

0
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

0
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

0
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

0
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

0
Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

Meneladani Nabi Muhammad SAW dalam Berbagai Situasi dan Kondisi

26 August 2026
Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

Ketika Guru Turun Arena, HKS SDIT Insantama Leuwiliang Jadi Luar Biasa!

24 August 2026
Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

Estafet Khidmah Alumni pada Kepengurusan Baru IKPM Gontor Indramayu

24 August 2026
Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

Teruskan Khidmah, IKPM Gontor Majalengka Gelar Pelantikan Pengurus Baru 2026-2031

24 August 2026
IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

IKPM Gontor Banten Sambut Kepulangan Santri Putra dan Putri

24 August 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor
  • Global Islamic Holistic Education Summit.
Lokasi : Hotel Borobudur Jakarta, Indonesia
Tanggal : 5 - 6 September 2026Akhir Pendaftaran : 27 Agustus 2026Dalam rangka Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, kami mengundang Bapak/Ibu untuk berpartisipasi dalam Global Islamic Holistic Education Summit (GIHES) 2026.GIHES 2026 merupakan forum Internasional yang mempertemukan pimpinan pesantren, lembaga pendidikan Islam, akademisi, pembuat kebijakan, dan tokoh pendidikan untuk berbagi perspektif, membahas tantangan strategis, serta membangun sinergi dan kolaborasi bagi kemajuan pendidikan dan generasi mendatang.#gontornews #majalahgontor #gihes
  • Dari Los Angeles, California, Amerika Serikat, tepatnya di Hollywood Sign dengan jarak kurang lebih 14.000 kilometer dari pondok Modern Darussalam Gontor. Doa-doa kebaikan disampaikan kepada Pondok Modern Darussalam Gontor dan Keluarga Besar Gontor.#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontorponorogo
  • Yang di Wakafkan Pondok Ini Bukan Harta Bendanya Saja, Bukan Gedungnya Saja, Bukan Tanahnya Saja, Tetapi Nilai-Nilai Yang Ada di Pondok Ini, Ide Yang Ada di Pondok Ini, Sistem Yang Ada di Pondok Ini Adalah Wakaf Bagi Kita Semua.KH Hasan Abdullah Sahal Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor.#gontornews #majalahgontor #gontor #pondokmoderngontor #gontorponorogo
  • Repost from @hilabiyus Keluarga Besar Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) di Jeddah, Arab Saudi, mengucapkan:Selamat dan Sukses atas Peringatan Satu Abad (100 Tahun) Pondok Modern Darussalam Gontor (1926–2026).Apresiasi setinggi-tingginya atas dedikasi dan kontribusi tanpa henti Gontor dalam mencetak generasi emas Islam yang berakhlak mulia, berwawasan global, dan bergerak sebagai perekat umat. Semoga momentum satu abad ini semakin mengokohkan peran Gontor dalam syiar pendidikan Islam yang moderat, tidak hanya di Indonesia tetapi juga di kancah internasional, termasuk melahirkan alumni-alumni unggul yang berkiprah di wilayah Arab Saudi dan Timur Tengah."Gontor Membawa Nilai Islam, Menginspirasi Dunia."#gontor #gontor.putra #majalahgontor #gontornews
  • Lebih baik kamu menangis karena berpisah sementara dengan anakmu, karena menuntut ilmu agama dari pada kamu nanti "yen wes tuwo nangis karena anak-anak mu lalai urusan akhirat.. kakean mikir ndunyo, rebutan bondo, pamer rupo..lali surgo."Kiai Hasan Abdullah Sahal
Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor
  • Edisi September yang akan datang.
Liputan Khusus :
1. Peta sebaran Pondok Alumni Gontor di Indonesia
2. Prospek dan Tantangan Pondok Alumni-Muadalah
3. KH Hasan Abdullah Sahal: Gontor Sebagai Inspirator Pondok Modern Yang Bersatu
4. Kipran Pondok Pesantren Alumni Gontor di Mancanegarapesan sekarang!
  • KOLEKSI EDISI KHUSUS 100 TAHUN GONTORTiga edisi istimewa telah hadir!
πŸ“– Juli 2026 – Seabad Mendidik Bangsa
πŸ“– Agustus 2026 – UNIDA Gontor Mendunia
πŸ“– September 2026 – Satu Abad, Seribu GontorJadikan ketiganya sebagai koleksi sejarah 100 Tahun Gontor di perpustakaan AndaπŸ›’ Segera pesan sebelum kehabisan!
πŸ”— https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #100tahungontor #gontor100tahun #gontornews

Β© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
β–²
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result