Ankara, Gontornews — Presiden Turki Recep Tayyip Erdoğan mengatkan, kenaikan harga sayur dan buah yang berlebihan baru-baru ini sebagai “terorisme pangan.” Ini bersumpah untuk memerangi terorisme makanan ini di seluruh Turki.
“Dalam beberapa hari terakhir mereka mulai memainkan permainan di Turki. Harga terong, tomat, kentang, dan mentimun mulai meroket. Itu adalah serangan teroris,” kata Erdogan pada upacara pembukaan berbagai proyek di Ankara, Senin (11/2), sebagaimana dikutip hurriyetdailynews.com.
Dia menyamakan perjuangan pemerintah melawan kenaikan harga pangan dengan perjuangannya melawan terorisme.
Erdogan mengidentifikasi kenaikan harga makanan sebagai “game” yang diluncurkan untuk melawan Turki.
“Kami tidak akan mengizinkan mereka untuk meluncurkan teror ini,” tambahnya. [Rusdiono Mukri]





















