Yangon, Gontornews — Duta Besar Jepang untuk Myanmar, Ichiro Maruyama, mengatakan bahwa konflik di Rakhine bisa diatasi andai Myanmar fokus ke pengembangan ekonomi di wilayah tersebut. Jepang, oleh Maruyama, disebut tengah mempertimbangkan untuk memberikan bantuan bagi Myanmar di sejumlah bidang seperti ekonomi, politik sosial dan lain sebagainya.
“Jika ada perkembangan ekonomi, saya yakin tidak akan ada konflik,” kata Maruyama sesaat menjelang agenda Rakhine Investment Fair yang dihelat di Rakhine, 21 dan 23 Februari mendatang.
Pameran ini dihelat hasil kerjasama antara Myanmar Investment Comission, Pemerintah Rakhine, Japan International Cooperation Agency (JICA), dan the Japan External Trade Organization (JETRO).
Jepang, tambah Maruyama, akan membantu Myanmar dalam menanggulangi konflik dalam negeri terkhusus melalui pintu ekonomi
“Tujuan pemerintah Jepang dan perusahaan Jepang adalah untuk membantu pengembangan komprehensif di Myanmar termasuk Politik, ekonomi dan bidang-bidang lainnya. Hanya ada satu pendekatan untuk memenuhi tujuan itu yakni bekerjasama pemerintah-pemerintah dan swasta-swasta untuk menyelesaikan masalah-masalah itu,” kata Maruyama.
Secara khusus, Jepang akan terlibat dalam pembangunan ekonomi di Rakhine seperti peningkatan konektivitas jalan dan akses listrik melalui program overseas development assistance (ODA). Dengan demikian, Maruyama optimis jika hal tersebut terpenuhi, konflik etnis di Rakhine akan segera terselesaikan. [Mohamad Deny Irawan]






















