Shanghai, Gontornews — Sedikitnya 47 orang tewas dan 640 orang lainnya terluka akibat kecelakaan industri dari sebuah pabrik pestisida di Chenjiagang, Yancheng Jiangsu. Selain itu, api yang berasal dari perusahaan kimia Tianjiayi juga menyebar cepat ke sejumlah pabrik di sekitar wilayah tersebut juga sebuah taman kanak-kanak yang tidak jauh dari lokai kejadian.
Presiden Cina, Xi Jinping, yang masih berada di Italia untuk mengadakan kunjungan kenegaraan, menginstruksikkan kepada seluruh jajaran terkait untuk merawat para korban serta menjaga stabilitas sosial di wilayah tersebut.
Hingga kabar ini diturunkan, belum jelas, apa penyebab ledakan di sebuah perusahaan yang memproduksi lebih dari 30 senyawa kimia organik dan sangat terbakar tersebut. Menurut China Daily, perusahaan terkait pernah mendapatkan denda akibat pelanggaran keselamatan kerja di masa lalu.
“Baru-baru ini telah terjadi serangkaian kecelakaan besar dan semua tempat dan departemen terkait harus mempelajari kejadian ini,” ungkap Xi Jinping melalui sebuah laporan yang dilansir Reuters.
Sementara itu, Biro perlindungan lingkungan Jiangsu belum menemukan konsentrasi senyawa penyebab kebakaran seperti toluene, xylene atau benzene yang abnormal di sekitar wilayah kejadian. Sedangkan senyawa aseton dan kloroform di luar zona ledakan juga berada dalam batas normal.
Akibat ledakan ini pula, pemeirntah Jiangsu akan melucurkkan tim untuk melakukan pengecekan terhadap produsen serta gudang bahan kimia. Pemerintah juga telah sepakat untuk menutup semua perusahaan kimi ayang diketahui tidak mematuhi aturan tentang penggunaan bahan kimia berbahaya. [Mohamad Deny Irawan]


















