Sana’a, Gontornews — Setidaknya enam warga sipil, termasuk wanita dan anak-anak, tewas dan puluhan lainnya luka-luka dalam serangan udara koalisi yang dipimpin Arab Saudi-UEA di daerah perumahan dan target militer pemberontak Houthi di ibukota Yaman, Sana’a.
Koalisi melakukan 11 serangan di ibukota secara keseluruhan, dari total 19 di seluruh wilayah yang dikuasai pemberontak pada hari Kamis (16/5), saluran TV Masirah yang dikuasai Houthi melaporkan.
Seperti dirilis Aljazeera, serangan udara itu terjadi dua hari setelah pemberontak yang berpihak ke Iran mengklaim serangan pesawat tak berawak yang sementara menutup pipa minyak utama di negara tetangga Arab Saudi.
Puing-puing memenuhi jalan yang dipenuhi oleh rumah-rumah batu-lumpur, kata seorang wartawan Reuters di tempat itu. Sekelompok pria mengangkat tubuh seorang wanita, terbungkus kain putih, ke dalam ambulan.
Media milik Arab Saudi Al Arabiya mengutip pernyataan koalisi mengatakan, pihaknya melancarkan operasi yang bertujuan “menetralkan kemampuan milisi Houthi untuk melakukan tindakan agresi”.
“Serangan-serangan itu mencapai tujuannya dengan presisi penuh,” katanya, seraya menambahkan warga sipil telah diperingatkan untuk menghindari sasaran-sasaran itu. [RM]





















