Ankara, Gontornews — Inisiatif sedang diambil oleh Turki untuk membebaskan 10 pelautnya yang telah diculik di Nigeria, menurut Kementerian Luar Negeri Turki pada 17 Juli.
“Kapal yang dibajak perompak telah dibawa ke Tema Harbor (Ghana), dan inisiatif yang diperlukan diambil dengan pemerintah Nigeria dan Ghana untuk membebaskan warga kami yang diculik,” kata kementerian itu dalam sebuah pernyataan seperti dikutip hurriyetdailynews.com.
Seperti diketahui, sebuah kapal berbendera Turki yang berlayar ke kota Abidjan di Pantai Gading dari Pelabuhan Douala di Kamerun diserang oleh bajak laut pada 13 Juli malam di lepas pantai Nigeria.
“Sebagai akibat dari serangan itu, beberapa awak kapal warga negara Turki, telah diculik oleh para perompak,” tambah kementerian itu.
Ia juga mengatakan, masalah ini telah menjadi perhatian kementerian dan lembaga terkait.
Kapal itu dioperasikan oleh Kadıoğlu Maritime dan memiliki 18 awak kapal pada saat diserang oleh bajak laut yang diduga berasal dari wilayah delta Nigeria yang tidak stabil, menurut seorang pejabat setempat.
Kemudian pada hari itu, duta besar Turki untuk Accra, Özlem Ergün Ulueren mengatakan kepada Anadolu Agency bahwa Kapal Paksoy-1 telah mencapai Pelabuhan Tema Ghana dengan delapan awak kapal pada 15 Juli sore.
Ulueren menambahkan bahwa para pelaut dalam kondisi medis yang baik. [RM]




















