10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
32 °c
Pecenongan
Mon
Tue
Sunday, 26 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Values Kolom

Urungkan Niat Rekonsiliasi, Prabowo Selamat

Tony Rosyid, Pengamat Politik dan Pemerhati Bangsa

Dedi Junaedi by Dedi Junaedi
18 July 2019
in Kolom
0
Bom 212, Teror terhadap Elektabilitas Jokowi

foto: suara keadilan

Presiden Terpilih Joko Widodo bersama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto (Sumber foto : ist)

Judul tulisan ini seolah menunjukkan Prabowo sudah punya niat dan tergoda untuk rekonsiliasi. Jawabannya, iya. Itu benar. Rekonsiliasi dalam pengertian politik, bukan moral. Artinya, merajut koalisi dan bagi-bagi kursi.

Sedang ada undertable transaction yang dinegosiasikan. Kabar dari panggung belakang sudah bocor dan banyak diketahui publik. Sejumlah pertemuan “rahasia” antara Prabowo dengan elit istana beserta isi materinya sudah sampai ke masyarakat. Begitu juga komunikasi antar tokoh partai.

Surat Prabowo ke Amien Rais dan Sohibul Iman menyisakan pertanyaan: kenapa hubungan mereka jadi formal begitu? Kenapa mendadak kaku? Tentu ini dibaca publik sebagai masalah.

BACA JUGA

Metode Pendidikan dan Pembinaan Santri Melalui Lisaanul Haal

Dari Santri Menjadi Guru: Transisi Identitas di Era Digital

Tiga Pilar Penting dalam Pengelolaan Pesantren: Mesin, Karoseri, dan Asesoris

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Membangun Manusia Menyalakan Peradaban: Membaca Posisi Perempuan dalam Falsafah Pendidikan Gontor

Kenapa tidak panggil Amien Rais dan Sohibul Iman, ajak ketemu dan ngobrol. Kalau isi suratnya cuma pemberitahuan mau ketemu Jokowi, kenapa harus seformal itu? Ini semua dianggap publik sebagai sesuatu yang sangat ganjil. Aneh!

Kita tahu bahwa Amien Rais selama ini bersikap kekeh untuk menyuarakan oposisi. Kendati Ketua PAN, Zulkifli Hasan, cenderung memilih untuk merapat ke istana. Ada kesan Zulkifli menggunakan striker partai yaitu Bara Hasibuan yang rajin bermanuver untuk rekonsilasi. Jika saja PAN tidak bisa dijadikan kendaraan untuk oposisi bagi Amies Rais, pengaruh tokoh yang dikenal sebagai Bapak Reformasi ini masih cukup kuat terutama di kalangan Muhammadiyah untuk menggalang kekuatan oposisi.

Tapi, dengar kabar terbaru bahwa Amien Rais sudah mulai melunak. Tak sekeras dan segarang sebelumnya. Benarkah? Apa yang menyebabkan Amien Rais mulai melunak? Sudah lelah dan tak berdayakah? Atau ada deal? Kita tunggu saja kabar sebenarnya.

Sementara bagi PKS, oposisi harga mati. Bahkan Mardani Ali Sera, politisi PKS yang dikenal paling atraktif ini, sedang membuat manuver baru dengan menggemakan Tagar #KamiOposisi.

Publik tahu, Mardanilah yang pernah menggaungkan Tagar #2019GantiPresiden. Tagar ini sempat menggelegar di seantero Indonesia. Tagar ini juga disambut sejumlah lagu ciptaan dan aransemen si Alang. Selain juga bertebaran asesoris yang sangat meriah.

Gagal ganti presiden, PKS melalui Mardani Ali Sera kini menyuarakan oposisi. Ia mulai menggemakan Tagar #KamiOposisi. Kita tunggu lagu dan kaos bergambar oposisi dari Mardani. Apakah Tagar #KamiOposisi gemanya akan sebesar tagar #2019GantiPresiden?

Kenapa Mardani harus membuat Tagar #KamiOposisi? Apa urgensinya? Tidakkah partainya cukup pilih oposisi, dan gak perlu harus digaungkan. Yang penting berperan secara maksimal dan optimal sebagai oposisi, yaitu awasi pemerintah dan lakukan checks and balances. Jadi sparing partner pemerintah yang sehat sehingga demokrasi bangsa ini akan berjalan dengan baik.

Tagar #KamiOposisi sengaja digaungkan Mardani Ali Sera kemungkinan pertama, untuk menghadapi tekanan pihak-pihak tertentu yang tak ingin PKS oposisi. Baik tekanan di internal partai, maupun tekanan dari pihak luar. Emang ada tekanan? Mungkin tepatnya ada operasi. Ini bahasa yang lebih halus. Namanya juga partai, banyak kepala, pendapatnya bisa beda-beda. Belum lagi hatinya. Tak menutup kemungkinan ada yang masuk angin. Namanya juga godaan, ada saja yang tergiur.

Kedua, ingin mendapatkan dukungan dari publik. Jika saja PKS harus sendiri jadi oposisi, kalau rakyat memberikan dukungan, ini akan menguatkan daya tahan, kepercayaan diri dan juga peranannya di parlemen. Tak menutup kemungkinan setelah ambil oposisi sendirian, PKS akan dihajar oleh pihak-pihak tertentu dengan isu Islam radikal, aliran wahabi-salafi, terpapar ISIS, mengusung arabisasi, dan memperjuangkan khilafah. Dikirim 10-20 orang untuk demo setiap hari di depan kantor PKS. Pola ini sudah biasa dan rutin terjadi, terutama jelang pemilu dan ketika ada ketegangan antara PKS dengan partai yang lain. Terutama ketegangan dengan penguasa. Sampai di sini kita gak tahu, sampai kapan pola “black campaign” menjadi tradisi politik di Indonesia.

Kembali lagi soal Amien Rais dan PKS, mereka sudah clear. Pilih oposisi. Apakah ini yang menyebabkan hubungan dan komunikasi Prabowo dengan mereka jadi kaku? Kalau iya, berarti hipotesis bahwa Prabowo sedang menimbang-nimbang upaya rekonsiliasi politik semakin mayakinkan.

Meski Prabowo diindikasikan sudah ada niat dan tergoda, tapi keputusan untuk rekonsiliasi belum ketuk palu. Hambatan yang utama adalah karena PKS, sekutu partai Gerindra ini, menolak untuk gabung ke istana.   Ini yang dianggap jadi beban berat bagi Prabowo. Jika dipaksakan rekonsiliasi dengan istana, Prabowo akan kehilangan kawan sejatinya, yaitu PKS. Partai yang selama lima tahun belakangan ini setia menemani Gerindra dan Prabowo dalam duka dan keterpurukan.

Masih ada waktu untuk direnungkan dan dievaluasi. Dipertimbangkan efek politiknya untuk tahun-tahun ke depan bagi nasib Gerindra. Kalau nasib Prabowo sendiri sudah selesai. Peluangnya kedepan hanya bisa jadi begawan politik dan King Maker. Dengan catatan, jika Prabowo memutuskan untuk jadi oposisi. Jika tidak? Prabowo akan jadi tokoh yang tenggelam. Karena tak lagi ada yang percaya dan mendengar ucapannya. Jika Prabowo tenggelam, Gerindra pun tak menutup kemungkinan akan tenggelam juga. Sebab, Gerindra sangat bergantung kepada figur Prabowo. Tak ubahnya dengan nasib PBB, dan mungkin juga nasib Demokrat kedepan.

Bagi partai yang sedang tenggelam bersama figur pemimpinnya, satu-satunya jalan untuk menyelamatkannya adalah suksesi. Ganti pemimpin dengan figur baru yang lebih fresh dan tak kalah populisnya. Dengan catatan, pemimpin baru itu tidak didikte dan dibayang-bayangi oleh pemimpin lama yang tenggelam itu. Dan ini pernah saya sarankan ke PBB sebelum pilpres. Tak didengar, PBB pun tenggelam setelah gagal mencapai target minimal Parlementary Threshold di pilpres 2019.

Jadi, jika Prabowo ingin selamat, baik citra maupun posisioningnya sebagai tokoh yang berpengaruh, begitu juga dengan nasib Gerindra di masa depan, maka satu-satunya jalan dan pilihan adalah urungkan niat masuk dalam koalisi istana. Pilih oposisi, Prabowo akan jadi tokoh terhormat dan berpengaruh. Sekaligus bisa menyelamatkan nasib Gerindra untuk tahun-tahun yang akan datang.

Jakarta,17/7/2019

Share10Tweet7Send
Previous Post

Turki Berupaya Membebaskan Awak Kapal yang Ditangkap di Nigeria

Next Post

Menyibak Kriteria Fajar Shadiq

Dedi Junaedi

Dedi Junaedi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

SIT Insantama Leuwiliang Bekali Guru Cegah dan Tangani Dini Isu Penyimpangan Seksual

19 July 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

Ketua Yayasan Amanah Insantama: Guru Harus Terus Tingkatkan Kapasitas dan Mengajar dengan Spirit Ihsan

19 July 2026
Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

Menjaga Kesucian Hati dari Rasa Iri terhadap Nikmat Orang Lain

19 July 2026
Tirakat Orangtua Untuk Anak

Tirakat Orangtua Untuk Anak

11 October 2023
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

0
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

0
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

0
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

0
BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

BAZNAS Bersama Petani Binaan di Batu Bara Sukses Panen Raya 150 Ton Padi

25 July 2026
Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

Din Syamsuddin: Perlunya Revitalisasi Pendidikan di Negara Islam

25 July 2026
Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

Antusiasme Puluhan Ribu Jamaah Warnai Puncak Idul Khotmi Nasional Ke-234

25 July 2026
Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

Jelang Ujian Santri, Pondok Gontor Resmi Tutup Kegiatan Ekstrakurikuler

25 July 2026
Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

Bina Ketahanan Keluarga di INSISTS Camp 2026

25 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Miliki Majalah Gontor Edisi Bulan Agustus Spesial 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan!📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • PRODUK ALUMNI GONTOR, INI MOMEN YANG TIDAK AKAN TERULANG!September 2026 bukan sekadar edisi biasa.Ini adalah Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang dicetak dengan penambahan oplah terbesar dan diprediksi menjadi salah satu edisi yang paling banyak dicari karena merupakan bagian dari koleksi langka Spesial 100 Tahun Gontor.Ini bukan hanya beriklan.
Ini adalah membangun kepercayaan, memperkuat brand awareness, dan menjadi bagian dari sejarah 100 Tahun Gontor.✅ Mengapa harus ikut?📈 Penambahan oplah cetak dalam jumlah besar.
🎯 Menjangkau keluarga besar Gontor, pesantren alumni, wali santri, simpatisan, dan masyarakat luas.
📖 Edisi koleksi yang akan disimpan bertahun-tahun, sehingga iklan Anda memiliki nilai eksposur yang jauh lebih panjang dibanding promosi digital yang cepat berlalu.🤝 Momentum terbaik untuk memperkenalkan usaha Anda kepada pasar yang loyal dan memiliki ikatan emosional kuat dengan Gontor.⏳ SPACE IKLAN SANGAT TERBATASBatas pendaftaran hingga 15 Agustus 2026 atau lebih cepat jika seluruh space telah terisi.👉 Daftar sekarang:
https://tinyurl.com/iklan-magon📞 Informasi
0813-1510-6479
0877-8707-2412"Dalam bisnis, yang paling mahal bukan biaya promosi, tetapi kesempatan yang terlewat."
  • ✨ Seabad Mendidik Bangsa. Kini saatnya menjadi bagian dari sejarah.📖 Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor – September 2026 hadir mengangkat kisah sukses ribuan Pondok Alumni Gontor yang tersebar di seluruh penjuru Indonesia.⏳ Stok terbatas! Jangan menunggu sampai stok menipis.🛒 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontor #gontornews #pondokmoderngontor #pesantren #pondokalumni #pesansekarang
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result