Islamabad, Gontornews — Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan menyebut pertemuannya dengan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, sebagai keberhasilan langkah diplomatik yang utama. Ia bahkan menggambarkan posisinya sepulang dari pertemuan dengan Trump bak memenangkan kejuaraan kriket tingkat dunia.
“Saya merasa tidak seperti datang dari perjalanan keluar negeri tetapi saya merasa seperti kembali memenangkan kejuaraan kriket tingkat dunia,” kata Imran Khan sebagaimana dilansir Reuters.
Sebagaimana diketahui, beberapa pembahasan intensif menjadi objek pembicaraan antara kedua pemimpin negara tersebut. Amerika Serikat misalnya siap mencairkan kembali bantuan keamanan kepada Pakistan yang terputus beberapa waktu lalu. Di sisi lain, Amerika meminta Pakistan agar menjadi ‘mediator’ dalam upaya mendamaikan konflik dan perang antara Afghanistan dengan Taliban.
Sejumlah pihak menerjemahkan pertemuan antara Trump dan Khan sebagai sinyal penting hubungan dua negara yang semakin membaik. Pasalnya, sebelum pertemuan itu terjadi, keduanya memiliki hubungan yang rumit. Amerika Serikat menuduh Pakistan menyembunyikan sejumlah pemimpin militan Taliban yang mengakibatkan terhambatnya perundingan damai antara Afghanistan-Taliban yang diinsiasi oleh AS.
Di lain sisi, Presiden Trump berhasil mengganggu India dengan menyebut bahwa AS siap menjadi mediator konflik antara Pakistan dan India di Kashmir yang telah berlangsung sejak puluhan tahun.
Selain kunjugan ke Amerika Serikat, kunjungan Putra mahkota Arab Saudi, Pangeran Mohammad bin Salman ke Pakistan juga menjadi bukti membaiknya hubungan antara Pakistan dan Amerika Serikat. [Mohamad Deny Irawan]


















