Tunis, Gontornews — badan pemilihan negara Afrika Utara mengumumkan bahwa pemilihan Presiden di Tunisia akan digelar September mendatang. Hal itu lebih cepat dari jadwal yang telah ditentukan yaitu November.
Ketua Badan Pemilihan, Nabil Baffoun dalam jumpa pers mengatakan bahwa pengajuan calon yang akan berkompetisi dalam pemilihan Presiden dimulai pada tanggal 2 dan 9 Agustus.
Sementara untuk maasa kampanye akan ditentukan pada 2 hingga 13 September. Hasil pemungutan suara akan diumumkan dua hari setelah pemilihan.
“Jika tidak ada kandidat yang memenangkan lebih dari 50 persen suara, putaran kedua akan diadakan selambat-lambatnya 3 November,” jelasnya, Aljazeera.
Pemilihan presiden pada awalnya dijadwalkan di bulan November, tetapi pemungutan suara diajukan setelah kematian Beji Caid Essebsi pada 25 Juli lalu.
Jadwal pemilihan Presiden yang baru tersebut diumumkan hanya beberapa jam setelah komisi pemilihan bertemu dengan perwakilan partai politik dan masyarakat sipil.
Beberapa di antaranya menuntutnya menunda putaran pertama pemilu untuk dijalankan dengan pemilihan parlemen yang ditetapkan 6 Oktober.[Devi Lusianawati]






















