Ankara, Gontornews – Pascaserangan yang terjadi di Idlib, Suriah, Presiden Turki, Recep Tayep Erdogan akan mengunjungi Rusia dan bertemu dengan Presiden Rusia, Vladmir Putin. Kunjungan itu dilakukan untuk mencapai kesepakatan bersama mengenai situasi di Provinsi Idlib.
Kantor Pemerintahan Rusia, Kremlin, mengatakan pertemuan Erdogan dan Putin rencananya akan berlangsung Selasa (27/8) mendatang.
“Pembicaraan akan berlangsung dalam pameran udara internasional Maks, yang terletak sekitar 40 kilometer di luar Moskow,” kata Juru Bicara Kremlin seperti yang dikutip kantor berita Interfax.
Sebelumnya, Erdogan dan Putin dalam sebuah panggilan telepon telah sepakat untuk mengupayakan kesepakatan bersama mengatasi situasi di Idlib.
Turki juga melaporkan bahwa serangan yang dilancarkan oleh pasukan rezim di Idlib merupakan hal yang sangat serius, sebab mengancam keamanan nasional Turki dan menyebabkan krisis kemanusiaan yang serius.
“Serangan-serangan ini merusak upaya untuk mengatur konflik Suriah,” kata kantor Pemerintahan Turki.
Beberapa hari lalu, pasukan Suriah yang didukung oleh Rusia, terus memasuki wilayah barat laut Suriah yang berbatasan dengan Turki yang merupakan kamp terakhir kelompok oposisi. Serangan udara Suriah hampir menabrak konvoi militer Turki yang tengah menuju Provinsi Idlib.
Kementerian Pertahanan Turki sangat mengutuk serangan-serangan tersebut dan mengatakan hal itu bertentangan dengan perjanjian yang ada serta kerjasama dan dialog antara Turki dengan Rusia. Kementerian itu juga menyerukan langkah-langkah segera untuk mencegah terulangnya insiden itu.
Sejak akhir April, Suriah dan Rusia telah meningkatkan pemboman Idlib, lebih dari 500 warga sipil tewas dalam konflik tersebut.[Devi Lusianawati]
























