Kartarpur, Gontornews — Di tengah perang dingin antara Pakistan dan India terkait konflik Kashmir dan Jammu, kedua negara dikabarkan sepakat untuk membuka koridor perjalanan yang memudahkan etnis Sikh di India untuk berziarah ke Kartarpur di Pakistan di mana pendiri Sikh, Guru Nanak ke-550 wafat.
Sebagaimana dilansir Reuters, penganut agama Sikh di India melihat Pakistan sebagai tempat dimana agama mereka berdiri. Pasalnya, pendiri aliran Sikh, Guru Nanak, lahir di sebuah desak kecil di kota Lahore, Pakistan Timur pada tahun 1946. Kegiatan ziarah ini sendiri dilakukan setiap tahun pada tanggal 12 November.
Sementara itu, Komunitas Sikh di negara bagian Punjab Utara di India dan sejumlah penganut Sikh di tempat lain telah mencari akses yang memudahkan mereka menuju kuil yang berada di Kartarpur yang ditandai sebagai tempat wafatnya guru mereka, Guru Nanak.
Untuk sampai di lokasi, pertama-tama, para pelancong harus mendapatakan visi, yang selama ini sulit didapat, melakukan perjalanan ke Lahore atau Pakistan dan beberapa kota lainnya serta berkendara ke desa tujuan yang hanya berjarak 4 km dari perbatasan India-Pakistan.
Sementara untuk biaya, pemerintah Pakistan menetapkan biaya ziarah sebesa 20 dolar AS untuk pembuatan koridor seperti jalan raya, jembatan sepanjang 800 meter di atas sungai Ravi serta kantor imigrasi. Melalui kesepakatan itu, hanya 5.000 warga India yang diizinkan mengakses jalur menuju Kartarpur. [Mohamad Deny Irawan]

















