Brussels, Gontornews — Uni Eropa siap memberikan bantuan senilai 297 juta euro atau senilai 4,6 triliun rupiah untuk membantu pengungsi Suriah serta negara tujuan pengungsi seperti Yordania dan Lebanon.
Paket bantuan yang diumumkan Uni Eropa pada Kamis (5/12) ini bertujuan untuk meningkatkan layanan kesehatan serta kondisi kehidupan pengungsi Suriah dan masyarakat tuan rumah guna menciptakan lapangan kerja dan perlindungan sosial.
βTugas Dana Perwalian Uni Eropa berperan dalam memberikan bantuan vital bagi para pengungsi yang melarikan diri dari perang Suriah dan ke negara-negara penampung para pengungsi,β tutur Komisioner Uni Eropa untuk Lingkungan dan Pembangunan, Oliver Varhelyi.
βKami mungkin saja melanjutkan dukungan kami kepada orang-orang yang membutuhkan dan ke seluruh wilayah,β tambahnya sebagaimana dilansir Anadolu.
Sebagian besar bantuan akan disalurkan untuk mensponsori layanan kesehatan (70 juta euro), layanan air dan sanitasi (48 juta euro) serta mendorong ekonomi Lebanon sebesar 45 juta euro.
Selain Lebanon, Yordania juga akan menerima 59 juta euro guna memperkuat kemandirian pengungsi dan komunitas tuan rumah yang mencakup program pelatihan kerja bagi para pengungsi Suriah.
Sementara kamp-kamp pengungsi Suriah di Yordania juga akan menerima paket bantuan senilai 39 juta euro guna meningkatkan sistem pengelolaan limbah.
Kedua negara juga akan menerima hibah sebesar 36 juta euro untuk membantu pengungsi Palestina yang berasal dari Suriah. [Mohamad Deny Irawan]





















