Kuala Lumpur, Gontornews — Aktor utama skandal mega korupsi 1 Malaysia Development Berhad (1MDB), Low Taek Jho, mengatakan bahwa ia hanya merupakan perantara untuk kesepakatan. Ia menampik tuduhan sebagai tokoh utama dibalik skandal yang merugikan Malaysia Miliaran Dollar AS tersebut.
“(Aku bertindak sebagai) pengantar atau perantara antara orang-orang dan perusahaan,” kata pria yang akrab disapa Jho Low tersebut.
“Ini bukan situasi yang unik. Saya diminta membantu karena hubungan baik saya dengan pengusaha asing berpengaruh terhadap pengambilan keputusan,” imbuhnya sebagaimana dilansir Reuters dari Strait Times Singapura.
Jho Low pun menyebut bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya tidak benar dan menduga terdapat motif politik di dalamnya.
Dalam sebuah wawancara, Low mengatakan bahwa status buron yang diembannya tidak lepas dari pengabaian hak asasi manusia serta ketidakadilan pengadilan yang telah mengorbankan diri dan keluarganya. Ia tidak terima dituduh sebagai dalang dibalik skandal 1MDB.
Lebih lanjut, Low mengklaim bahwa koneksi profesionalnya telah membantu Malaysia dalam membangun ikatan kuat terkhusus Arab Saudi. Malaysia, sebut Jho Low, mendapatkan tambahan kuota haji dan sejumlah investasi lain di bidang keuangan, real estate serta sektor-sektor lainnya.
Low pun menolak untuk mengungkapkan lokasinya saat ini tetapi ia mengonfirmasi bahwa ia diawari suaka pada Agustus 2019 lalu meski enggan menyebutkan nama negara yang menawarkan suaka tersebut. Hingga saat ini, Jho Low masih berstatus daftar pencarian orang di Malaysia.
Low saat ini tengah melakukan serangkaian investasi untuk mendukung penelitian kanker mutakhir. Ia pun siap kembali sebagai filantropis dan membantu banyak orang dengan cara apapun yang ia bisa.
“Saya akan menghargai kesempatan untuk menghidupkan kembali upaya filantropis dan memberikan kembali kepada masyarakat dan membantu orang lain dengan cara apapun yang saya bisa,” pungkas Low. [Mohamad Deny Irawan]





















