Rembang, Gontornews — Bagian Keputrian IKPM (Ikatan Keluarga Pondok Modern) Darussalam Gontor Putri cabang Karesidenan Pati (Pati, Rembang, Blora, Kudus, dan Jepara), pada Ahad pagi (19/1) menggelar silaturahim dan dialog bersama Ustadz KH Dr Ahmad Hidayatullah Zarkasyi, MA.
Bertempat di Raflesia Ballroom, Fave Hotel, Rembang, acara ini pun dihadiri oleh ratusan peserta. Tidak hanya alumni Gontor Putri saja, acara yang dibuka untuk umum itu juga dihadiri oleh para wali santri dan orangtua alumni.
“Acara ini mengangkat tema, Silaturrahim & Dialog: Meneguhkan Peran perempuan (Alumni Gontor) dalam Keluarga dan Masyarakat,” jelas Zahrotun Nafisah, pembawa acara, kepada Gontornews.com.
Dilansir ppikpm.gontor.ac.id, acara ini merupakan bagian dari silaturahim triwulanan bagian Keputrian IKPM Kars. Pati yang sudah berjalan rutin selama kurang lebih dua tahun. Selain itu, acara ini juga bertujuan memperkuat tali silaturahim antar alumni lintas marhalah.
Saat dialog, KH Hidayatullah berpesan, “Proses berdirinya Gontor Putri merupakan prototipe Gontor Putra.” Konteks Gontor Putri, lanjut mantan pengasuh Gontor Putri 1, pendidikan diharapkan mampu menjadikan alumni Gontor Putri menjadi ratu, bu nyai, palang bagi keluarga dalam membangun keluarga sakinah, mawaddah, wa rahmah, menjadi Muslimah yang mampu mewarnai keluarganya, serta sebagai co-pilot bagi pasangannya.
Sedangkan dalam konteks perubahan sosial yang berkaitan dengan kultur 4.0, Ustadz Hidayatullah menekankan bahwa tujuan utama perjuangan itu adalah selamat dunia akhirat.
Sebelum acara ditutup, sang kyai berpesan dengan doa, “Jangan lupa mengajar!”. Apapun tugasmu, lanjutnya, jangan lupa mencetak pejuang yang bermental Gontor (mental pejuang).
“1000 Gontor artinya adalah seribu tempat mencetak kader pejuang seperti Gontor,” pungkas putra salah satu pendiri Pondok Gontor Pusat, KH Imam Zarkasyi tersebut. <Edithya Miranti>






















