Jakarta, Gontornews — Kabar gembira menyelimuti keluarga besar Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Ponorogo Jawa Timur. Salah satu putra Pimpinan PMDG, Azmi Zarkasyi Abdullah Syukri yang menempuh studi S3 di Universitas Islam Madinah (UIM) Arab Saudi ini berhasil mengharumkan nama Indonesia karena prestasinya.
Kamis, 30 Januari 2020, salah satu putra Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi ini dinyatakan lulus oleh tim penguji dengan predikat Summa Cum Laude dan berhak menyandang gelar doktor. Di hadapan tim penguji, Gus Azmi, mampu mempertahankan disertasinya yang berjudul “Peran kegiatan Ektrakurikuler dalam Penanaman Nilai-nilai Pendidikan Islam pada Siswa Tingkat SMA di Pondok Pesantren Modern di Pulau Jawa Indonesia dalam Pandangan Pendidikan Modern,” dengan sangat baik.
Pria kelahiran Ponorogo 1986 ini membutuhkan waktu lima tahun untuk menuntaskan studi doktornya, karena berbagai tantangan dihadapinya. “Proses birokrasi yang panjang, mencari dan mengumpulkan data dari berbagai sumber di Indonesia, tantangan gaya Bahasa Arab dalam penulisan ilmiah, membagi waktu antara belajar dan waktu untuk keluarga,” tutur cucu dari salah satu pendiri Pondok Gontor ini.
Setelah dinyatakan lulus dengan nilai sangat memuaskan, Gus Azmi langsung sujud syukur dan memeluk para penguji. Alumni Gontor tahun 2004 ini kuliah di UIM sejak tahun 2005 dengan S1 jurusan dakwah dan ushuluddin hingga lulus. Di kampus yang sama, Gus Azmi kemudian meneruskan studi S2 nya dengan jurusan pendidikan hingga S3. Saat ditanya apa rencana setelah rampung S3 nya di UIM, Gus Azmi berujar akan kembali mengabdi di pesantren yang diasuh oleh orang tuanya.
Selain Gus Azmi Zarkasyi Abdullah Syukri juga ada Emha Hasan Ayatullah, mahasiswa S3 jurusan fiqhussunah UIM yang juga mengharumkan nama Indonesia di Arab Saudi. Dengan mengangkat hasil penelitian dan Otentikasi buku “Fathul Baari Syarah Sahih Bukhari, Karya Al-Hafidz Abdul Fadl Ahmad bin Ali bin Hajar al-Asqolani, dari Kitab Bercocok Tanam untuk Kitab Suci Al-Mukatab. Bab: Belilah, Lalu Aku Bebaskan” Emha juga lulus dengan predikat Summa Cum Laude dan berhak menyandang gelar Doktor.
Disaksikan para mahasiswa asal Indonesia dan beberapa mahasiswa asing di UIM, sidang terbuka promosi doktor dua mahasiswa yang berlangsung pada Kamis, 30 Januari 2020 itu juga dihadiri oleh Pelaksana Fungsi Pensosbud 2 Konsulat Jenderal RI Jeddah, Tubagus Nafia.
Selain ucapan selamat dari tim penguji, Gus Azmi dan Emha dikerumuni rekan-rekan mahasiswa yang bergiliran menyalami dan memeluknya sambil mengucapkan selamat atas prestasi yang membanggakan itu. Jika Gus Azmi ingin kembali untuk mengabdi di pondok yang diasuh orang tuanya, Emha yang berasal dari Banyuwangi itu ingin bergabung bersama rekan-rekan pendahulunya, yaitu mengajar di kampus. []






















