Istanbul, Gontornews — Nama komandan kapal Jepang Heimei Maru, Letnan Kolonel Yukichi Tsumura, yang membawa 1.012 tentara Turki yang ditangkap oleh Rusia dalam Perang Dunia I ke Istanbul, diabadikan sebagai nama jalan di distrik Beykoz, Istanbul.
Letnan Kolonel Yukichi Tsumura menolak menyerahkan tahanan Turki kepada tentara Yunani yang telah memblokir kapal Jepang di Laut Aegea.
Kepahlawanan Tsumura terungkap dalam sebuah film dokumenter bernama “Vatana Giderken: Heimei Maru,” (Going to the Homeland: Heimei Maru) yang disutradarai oleh Hayriye SavaşçıoÄŸlu.
Lebih dari 65.000 tentara Ottoman ditangkap oleh Rusia di Front Kaukasia, dan beberapa dari tentara itu dikirim ke kamp-kamp di Vladivostok, kota pelabuhan Rusia paling timur, selama Perang Dunia I.
Ketika Jepang bersama sekutu yang menduduki Vladivostok pada April 1918 mengambil keuntungan dari kekacauan yang disebabkan oleh Revolusi Bolshevik di Rusia, pemerintah Jepang mengambil alih tanggung jawab para tahanan Ottoman.
Setelah perang, berbagai upaya dilakukan untuk membawa pulang para tahanan, dan pada tahun 1921 Jepang memutuskan untuk mengirim orang-orang Turki ke Istanbul.
Pemerintah Ankara mengirim 48.000 pound untuk membawa kembali tentara tawanan, dan pemerintah Jepang menugaskan Letnan Kolonel Yukichi Tsumura dengan kapal Heimei Maru.
Tentara Turki, beberapa di antaranya telah memulai keluarga selama masa penahanan, berlayar pada 23 Februari 1921.
Kapal berlayar ke Mediterania melalui Terusan Suez dan kemudian ke Istanbul.
Namun, pada 5 April, kapal itu dihentikan oleh kapal perang Yunani di dekat Pulau Lesbos.
Orang-orang Yunani menuntut para tahanan untuk diserahkan kepada mereka, tetapi Tsumura menolak permintaan itu.
Namun, tidak mudah bagi kapal untuk mencapai Istanbul.
Beberapa tahanan dibawa ke Pulau Asinara, yang terletak di antara Pulau Corsica dan Sardinia, meninggal karena sakit.
Akhirnya, Ferry Ümit (Hope Ferry), yang pergi ke pulau itu pada 19 Juni 1922, membawa orang-orang Turki yang tertawan dan membawanya ke Istanbul.
Sadullah KabahasanoÄŸlu, anggota Dewan Kota Istanbul, mengajukan permintaan kepada dewan distrik Beykoz pada 1 Juli 2019.
“Komandan Jepang tidak memberikan tentara kami ke Yunani, menunjukkan contoh keberanian yang luar biasa,” kata KabahasanoÄŸlu dalam surat permintaan resminya.
“Dengan hormat saya meminta agar nama Letnan Kolonel Tsumura diberikan ke sebuah jalan di distrik kami,” katanya.
Majelis dewan menerima permintaan itu dan memberikan nama Tsumura untuk jalan di distrik Beykoz, Istanbul, di sisi kota bagian Asia. []






















