New Delhi, Gontornews — Pemerintah India menyatakan 16 warga negara Italia positif virus korona, Rabu (4/3). Dengan demikian, Pemerintah India mengonfirmasi total kasus virus koroan di wilayahnya mencapai 28 orang.
Menteri Kesehatan India, Harsh Vardhan, mengatakan bahwa 15 dari 21 wisatawan asal Italia yang positif korona telah dikarantina di New Delhi.
Vardhan menambahkan bahwa pihaknya tengah mengambil tindakan pencegahan ekstra terhadap penyebaran virus bernama COVID-19 tersebut.
“Sekarang, kami tengah melakukan pemindaian terhadap semua penumpang internasional. Kami tidak akan membatasi pemantauan kami di 12 negara seperti yang kami lakukan sebelumnya,” kata Vardhan sebagaimana dilansir Reuters.
Badan intelejen Amerika Serikat tengah melakukan pemantauan terhadap negara terpadat kedua di dunia tersebut. AS akan memantau perkembangan virus korona di India karena khawatir pemerintah setempat tidak mampu menangani wabah tersebut dengan baik.
Peningkatan kasus baru virus korona ini terbilang singkat karena India baru saja mengumumkan tiga kasus pertamanya pada Senin (2/3) lalu. Peningkatan signifikan ini jelas menjadi perhatian khusus bagi pemerintah setempat.
Secara global, lebih dari 93.000 kasus virus korona berhasil terkonfirmasi. Ribuan warga pun dikabarkan meninggal dunia akibat virus yang menyebabkan penumonia tersebut. virus ini juga telah menyebar ke lebih dari 80 negara. Yang terbaru, Polandia melaporkan kasus virus korona di wilayahnya.
Sebagai negara terpadat kedua di dunia setelah Cina, India menyarankan warganya untuk tidak bepergian ke sejumlah negara terdampak COVID-19 seperti di Cina, Korea Selatan, Iran dan Italia. [Mohamad Deny Irawan]





















