San Salvador, Gontornews — Tiga negara Amerika Latin menginstrusikan penutupan aktifitas pendidikan di negaranya menyusul peningkatan kasus virus korona di negaranya. Ketiga negara yang dimaksud adalah El Salvador, Panama dan Peru.
Mereka berharap virus korona negara masing-masing dapat melambat seiring dengan penetapan kebijakan tersebut.
Presiden El Salvador, Nayib Bukele, memerintahkan semua sekolah untuk menutup segala bentuk tindakannya selama tiga minggu ke depan. Bukele juga menginstruksikan seluruh warga untuk menangguhkan segala bentuk pertemuan dengan konsentrasi masa besar demi memperlambat penyebaran virus korona.
βYang paling penting saat ini adalah kesehatan bagi setiap warga El Salvador,β kata Bukele sebagaimana dilansir Reuters. El Salvador sendiri belum mengonfirmasi satu kasus virus korona di wilayahnya. Namun, mereka tetap bersiap andai virus mematikan tersebut masuk dan menyebar ke El Salvador.
Selain El Salvador, Peru dan Panama juga mengambil kebijakan serupa. Menteri Pendidikan Panama, Maruja Gorday, Β menangguhkan kelas pada Rabu (11/3) demi membatasi penyebaran virus korona. Gorday menambahkan bahwa keputusan itu berlaku untuk sekolah negari atau swasta hingga 7 April mendatang. Meski demikian, para siswa akan tetap menjalani pendidikan mereka dari rumah.
Awal pekan ini, Panama telah mengonfirmasi 1 kasus kematian dari 10 kasus positf virus korona di wilayahnya. Menteri Kesehatan Panama, Rosario Turner mengonfirmasi virus korona di negara Amerika Tengah tersebut.
Senada dengan El Salvador dan Panama, Peru juga memutuskan untuk menutup sekolah hingga 30 Maret mendatang. Penangguhan ini disampaikan langsung oleh Presiden Peru, Martin Vizcarra. Sejauh ini, Peru mengonfirmasi 15 kasus virus korona di wilayahnya.
Sementara itu, Brazil yang mengonfirmasi kasus virus korona lebih banyak, dari ketiga negara di atas, belum mengambil kebijakan serupa.Β [Mohamad Deny Irawan]




















