Ashanti, Gontornews — Global Wakaf Aksi Cepat Tanggap (ACT) berikhtiar membangun Sumur Wakaf di tiga distrik di wilayah Ashanti, Ghana. Melihat fakta sekitar 80 persen penyakit yang diderita warga Ghana disebabkan oleh air yang tercemar dan sanitasi yang buruk. Warga di sana harus berjalan cukup jauh untuk sekadar mendapatkan air bersih.
Firdaus Guritno dari tim Global Humanity Response-ACT menjelaskan, lebih dari tiga ribu jiwa penduduk DIstrik Ashanti menerima manfaat Sumur Wakaf buah derma wakif dari Indonesia itu.
“Sumur ini dapat menghasilkan hingga 10.000 liter air per jamnya. Masyarakat sekitar tidak perlu khawatir terhadap kebersihan airnya, karena air dari sumur akan melewati sistem penyaringan sehingga air yang dihasilkan menjadi bersih dan layak dikonsumsi,” ujarnya dilansir dari laman ACTNews, Senin (12/7).
Sumur Wakaf, disebut Firdaus juga memberikan keamanan dan kenyamanan bagi perempuan dan anak-anak. Sebab, di Ghana, mereka memiliki kebiasaan bahwa tugas mencari air dibebankan kepada perempuan dan anak-anak. Adalah umum di Ghana untuk melihat anak-anak usia sekolah dan perempuan membawa wadah di jalanan untuk mencari air.
Selain untuk konsumsi, Sumur Wakaf ini juga bermanfaat dalam membantu komunitas muslim di sana untuk beribadah. Di mana populasi muslim di wilayah Ashanti termasuk cukup tinggi ketimbang wilayah lainnya di Ghana.
“Air bersih sumur ini bisa mereka pakai untuk berwudu. Menghilang segala najis dan kotoran sebelum mulai beribadah,” pungkas Firdaus.[]




















