Labuanbatu, Gontornews — Aksi Cepat Tanggap (ACT) mengirimkan sejumlah armadanya untuk memenuhi kebutuhan pangan dan medis para pengungsi Rohingya. Armada-armada tersebut antara lain adalah Humanity Food Truck, Humanity Water Tank, dan armada pikap kabin ganda yang ketiganya berjalan beriringan.
Menurut laporan Rizal dari Tim Humanity Food Truck, ketiga armada akan sampai di Aceh padah hari Rabu (1/7).
“Kalau untuk sekarang, posisi kami telah sampai di Pekanbaru. Kami perkirakan insyaallah akan sampai di Aceh juga pada Rabu besok. Rencananya kami juga akan berkoordinasi dengan teman-teman Masyarakat Relawan Indonesia (MRI) untuk mengawal perjalanan di Sumatra Utara nanti,” kata Rizal, Selasa (30/6).
Humanity Food Truck nantinya akan menyuplai makanan untuk para pengungsi setiap harinya. Armada kemanusiaan ini bisa memproduksi 1.000 paket makanan siap santap dalam satu kali produksi. Selain itu, Humanity Water Truck akan menyediakan kebutuhan air bersih buat warga. Sedangkan pikap kabin ganda bertugas mendukung kebutuhan aksi-aksi kemanusiaan di lapangan.
Sementara satu armada lainnya telah berada di depan. Ambulans Pre-Hospital yang akan melengkapi aksi bantuan untuk para pengungsi Rohingya di Lhokseumawe dari sisi kesehatan, kini telah sampai di Kota Medan.
“Saat ini armada Ambulans Pre-Hospital sedang berada di Medan, Sumatera Utara. Insyaallah besok armada kami akan sampai di Aceh,” ungkap Melza dari Tim Medis ACT.
Di sana tim dari Ambulans Pre-Hospital akan langsung melakukan pelayanan kesehatan kepada warga pengungsi Rohingya di Aceh Utara. Selain pelayanan kesehatan, aksi-aksi lainnya juga akan dilakukan jika memang diperlukan.
“Sesampainya di Lhokseumawe, rencana aksi kita sejauh ini memang melakukan pelayanan kesehatan kepada para pengungsi. Cuma kita memang mesti melihat situasi dan kondisi terlebih dahulu di sana seperti apa, barangkali ada aksi-aksi lainnya,” jelas Melza.
ACT memberangkatkan tiga armada kemanusiaan untuk memasifkan penanganan imigran Rohingya. Humanity Food Truck, Humanity Water Truck, dan sebuah pikap kabin ganda diberangkatkan langsung dari Wakaf Distribution Center di Gunung Sindur, Parung, Kabupaten Bogor, menuju Lhokseumawe, Aceh Utara, Sabtu (27/6). Sementara Ambulans Pre-Hospital menyusul pada Ahad (28/6) lalu.
Selain armada kemanusiaan yang telah dipastikan kondisinya untuk berangkat, para relawan yang bertugas pun telah melakukan tes cepat dan mengantongi surat keterangan sehat dan hasil tes. Mereka juga dibekali perlengkapan kesehatan, seperti masker dan penyanitasi tangan.
“Di tengah pandemi Covid-19 ini, kami juga tetap mengikuti peraturan yang berlaku,” ujar Daryadi Kuncoro dari Tim Disaster Emergency Response (DER) ACT. []


















