Depok, Gontornews — Kedisiplinan adalah salah satu kunci kesuksesan. Semakin seseorang disiplin berlatih maka semakin mahirlah ia di bidangnya. Lantas bagaimana cara menumbuhkan jiwa kedisiplinan dan keuletan pada anak?
Disiplin adalah produk ketekunan dan konsistensi. Disiplin itu ditumbuhkan dari dalam diri. Ia harus menjadi faktor internal yang dimiliki anak.
“Tugas kita adalah mengajarkan dan memahamkan kenapa ia penting,” tukas Wina Risman, ahli parenting, dalam sebuah artikelnya.
Pembiasaan untuk konsisten melaksanakan suatu kegiatan tepat pada waktunya adalah cara awal mengajarkan anak berdisiplin. Ketika anak sudah berhasil menjalankannya, pujian-pujian kecil bisa kita berikan, guna menyemangati si anak.
Misalnya, ketika anak berhasil shalat subuh tepat waktu dan lebih dulu dari saudara-saudaranya. Maka sebuah pelukan, pujian, bahkan hadiah kecil bisa kita berikan.
Namun, perlu diperhatikan, jika sampai saat ini anak masih harus terus-menerus diingatkan atau bergantung pada perintah orangtuanya, itu berarti disiplin yang ada pada anak masih external.
Artinya masih memerlukan orang lain untuk mengontrolnya, bukan dirinya sendiri. Sehingga, jika orang lain itu tidak ada, maka tidak dijalankan pula kedisiplinan yang sudah ditanamkan sebelumnya.
Jangan lupa latihlah anak dengan penuh kasih sayang. Jika ia mengeluh, bersabarlah! Dan terus semangat menciptakan peraturan dan konsistensi yang berkelanjutan. <Edithya Miranti>





















