Jakarta, Gontornews — Tahun ini, Aher tunaikan seluruh janji kampanyenya. Begitu judul artikel Republika hari ini (28/2). Sekitar 250 penghargaan sudah diraihnya selama 9 tahun menjadi Gubernur Jawa Barat, setara dengan 13 hari sekali.
Prestasi Kang Aher mengkonfirmasi banyak hal. Di antara yang terpenting adalah mematahkan propaganda busuk bahwa politisi Islam tak mampu mengelola pemerintahan.
Atas dasarvitu, Mardani Ali Sera menyatakan bahwa PKS siap berkompetisi di Pilpres 2019 dan tak gentar menghadapi koalisi gemuk pendukung Jokowi.
Politisi mantan Ketua Tim Sukses Anies-Sandi itu tak asal bicara. PKS memang memiliki stok capres. Bukan hanya 1, tapi 9. Dan salah satu yang cemerlang adalah Ahmad Heryawan atau Kang Aher.
Dalam sejarah republik ini, politisi Islam belum pernah mendapat kesempatan memimpin negara. Partai pemenang pemilu pun bukan dari partai Islam. Tapi jahatnya, Islam dan elitnya yang disalahkan, ungkap Erwyn Kurniawan dalam Ngelmu.com.
Pilpres 2019 harusnya menyadarkan kita soal ini. Gerakan 212 yang sudah menjadi pressure group bisa jadi pemicu kesadaran soal pentingnya umat terjun ke politik dan memimpin negara besar ini.
Karena kita mampu dan bisa. Kang Aher adalah bukti tak terbantahkan. Pada titik inilah, pernyataan penuh semangat Mardani Ali Sera bisa kita letakkan.
“PKS menegaskan tak gentar menghadapi susunan koalisi Jokowi saat ini, termasuk andai ada partai lain yang merapat mengusung Jokowi,” ungkapnya dalam ILC semalam.[DJ]




















