Aljir, Gontornews — Aljazair secara simbolis meluncurkan kampanye vaksinasi COVID-19 pada hari Sabtu (30/1) di kota tempat kasus infeksi virus korona pertama di negara itu dikonfirmasi pada bulan Maret.
Seorang pensiunan berusia 65 tahun mendapatkan suntikan pertama vaksin Sputnik-V Rusia di sebuah rumah sakit di kota Blida, sekitar 40 kilometer (25 mil) barat daya ibukota, Aljir, di hadapan otoritas kesehatan.
“Semua langkah telah diambil untuk memastikan peluncuran yang baik dari kampanye vaksinasi secara nasional,” kata Menteri Kesehatan Aljazair, Abderrahmane Benbouzid, dikutip Arabnews.com.
Vaksin akan mulai diberikan di semua wilayah negara itu pada hari Ahad. Kampanye ini akan dimulai dari petugas kesehatan, lansia, dan golongan rentan lainnya.
Aljazair menerima vaksin pertamanya pada hari Jumat di bandara militer Boufarik, sebelah barat Aljir. Pihak berwenang tidak menyebutkan berapa banyak yang tiba, meskipun pemerintah mengatakan telah memesan 500.000 dosis pertama.
Pemerintah mengatakan sedang merundingkan akuisisi vaksin AstraZeneca.
Aljazair telah kehilangan setidaknya 2.884 nyawa karena pandemi virus corona dan mengonfirmasi lebih dari 106.000 kasus.
Warga Aljazair dibuat frustrasi oleh janji yang berulang kali diingkari tentang peluncuran vaksin COVID. Masyarakat juga khawatir kondisi kesehatan Presiden Aljazair, Abdelmadjid Tebboune, yang menjalani pemulihan selama lebih dari sebulan di lokasi yang dirahasiakan di Jerman setelah menderita efek samping COVID. []





















