Istanbul, Gontornews — Kedisiplinan menjadi satu kunci sukses Meldi Latifah Saraswati (23). Dengan kedisiplinan, Alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor (PMDG) Putri tersebut beragama prestasi dan pengalaman luar negeri digapainya.
Peraih gelar Cumlaude dan skripsi terbaik di Universitas Islam Negeri Sunan kalijaga Yogyakarta itu juga terbiasa dalam menyusun rencana jangka panjang sehingga tetap bisa lulus tepat waktu dan mengikut sejumlah agenda pertukaran pelajar di sejumlah negara mulai dari Malaysia, Cina hingga Turki.
Sebut saja keikutsertaannya di Youth Singapura Cultural and Educational Exchange di Nanyang Technological University, Singapura. Ada pula Symposium and Bussiness Project Challenge di Kuala Lumpur, Malaysia, International Symposium OISAA Middle East and Africa di Arab Saudi termasuk Youth Educational and Entrepreneurship Summit, Youth Cultural and Educational Exchange dan Istanbul Youth Summit yang diselenggarakan di Istanbul, Turki.
“Selama di Gontor, saya terbiasa berdisiplin. Kebiasaan saya membuat plan jangka pajang dan jangkapendek membuat saya terbiasa mengikuti program-program pertukaran pelajar serta konferensi di berbagai negara hampir setiap tahun,” tutur Meldi kepada Gontornews.

Kini, wanita kelahiran Lumajang 7 Juli 1995 itu bertekad untuk melanjutkan studinya di luar negeri. Ia pun berharap keterlibatannya di sektor kepemudaan bisa menginspirasi pemuda Indonesia untuk ikut aktif di sejumlah kegiatan internasional.
“Saya bermimpi dapat bersekolah di luar negeri sebagaimana saya bisa merasakan pendidikan dan pengajaran di Pondok Modern Darussalam Gontor. Dan sampai saat ini, mimpi itu belum pudar,” tutur wanita yang sempat mendapatkan amanah sebagai bagian penerimaan tamu di Gontor Putri.
“Terlebih saat ini dengan aktifitas saya di organisasi kepemudaan, saya pun berharap dapat berbagi pengalaman kepada para pemuda di Indonesia, khususnya, agar aktif di kegiatan internasional.”
“Atmosfer pendidikan di Gontor tetap saya jadikan acuan dalam menjalani kegiatan agar tetap mendapatkan keberkahan di setiap langkahnya,” pungkas Co-Founder sekaligus CEO Youth Break the Boundaries Foundation (YBB) itu. [Mohamad Deny Irawan]
























