Riyadh, Gontornews — Arab Saudi telah mengumumkan perombakan kabinet dengan fokus pada budaya.
Perombakan pada hari Sabtu (2/6) itu merupakan perombakan yang signifikan kedua sejak Juni 2017 yaitu ketika Mohammed bin Salman (MBS) diangkat sebagai putra mahkota, pewaris tahta. MBS juga menjabat sebagai wakil perdana menteri Arab Saudi.
Seperti dirilis Aljazeera, Raja Salman memerintahkan pembentukan sebuah kementerian baru yaitu kementerian kebudayaan, dan menunjuk Pangeran Bader bin Abdullah sebagai menterinya.
Nama Pangeran Bader bin Abdullah terkait dengan pembelian lukisan Leonardo da Vinci tentang Yesus.
New York Times menyebutnya sebagai pembeli misterius “Salvator Mundi” karya Da Vinci untuk memecahkan rekor US$ 450 juta pada lelang tahun lalu.
The Wall Street Journal kemudian melaporkan bahwa dia bertindak atas nama Pangeran Mohammed.
Pangeran Bader memiliki beberapa posisi puncak, termasuk gubernur komisi untuk mengembangkan tujuan wisata bersejarah di utara negara itu dan ketua Grup Riset dan Pemasaran Saudi.
Sebelum ini, selama beberapa dekade, Arab Saudi menggabungkan kementerian kebudayaan dengan informasi.
Sedangkan pengusaha Ahmed bin Suleiman al-Rajhi diangkat sebagai menteri tenaga kerja dan pembangunan sosial menggantikan Ali bin Nasser al-Ghafis. [Rusdiono Mukri]





















