Tripoli, Gontornews — Amerika Serikat menyerukan Khalifah Haftar untuk segera mengakhiri serangannya di Ibukota, Tripoli. Seruan tersebut dikeluarkan AS setelah diduga adanya keterlibatan Rusia dalam konflik di wilayah tersebut.
“Amerika Serikat menyerukan ‘Tentara Nasional Libya’ untuk mengakhiri ofensifnya di Tripoli,” kata Departemen Luar Negeri AS dalam sebuah pernyataan seperti yang dikutip Aljazeera.
Selain itu, AS juga menyatakan akan memberikan dukungan kepada Pemenerintah Libya yang diakui secara internasional jika pasukan Haftar tidak menghentikan serangan mereka.
Dilaporkan The New York Times bahwa awal bulan ini tentara bayaran Rusia yang diyakini dikendalikan oleh sekutu Presiden Vladimir Putin telah memberikan bantuan kepada pasukan Haftar untuk melakukan serangan kepada Pemerintah Libya. Akan tetapi tuduhan itu langsung dibantah oleh Moskow.
“Delegasi AS, yang mewakili sejumlah lembaga pemerintah AS, menggarisbawahi dukungan untuk kedaulatan Libya dan integritas teritorial dalam menghadapi upaya Rusia untuk mengeksploitasi konflik melawan kehendak rakyat Libya,” kata pernyataan itu.
LNA Haftar telah meluncurkan ofensif sejak April lalu untuk merebut ibukota dan telah memerangi pasukan pemerintah, GNA.
Menurut para pejabat diplomat Libya, selain mendapat dukungan dari Mesir, Uni Emirat Arab, Haftar juga didukung olrg sebagian besar tentara bayaran Rusia. Namun LNA menyangkal memiliki dukungan asing.[Devi Lusianawati]




















