Wina, Gontornews — Kanselir Austria, Karl Nenhammer, Rabu (16/2/2022), mengumumkan bahwa pemerintah akan mencabut sebagian besar pembatasan Covid-19 pada 5 Maret 2022 mendatang. Pencabutan ini termasuk menghapus waktu penutupan lebih awal untuk bar dan restoran serta mengizinkan kembali pembukaan klub malam.
Pemerintah, sambung Nehammer, menyatakan bahwa pengambilan langkah tersebut terjadi karena infeksi harian baru melandai di bawah rekor puncaknya. Sementara situasi rumah sakit dapat terkendali karena kasus dengan gejala parah sangat kecil dalam gelombang baru varian omicron yang sangat menular.
Pelonggaran pembatasan karena Omicron memperdalam keraguan tentang apakah pemerintah akan tetap menerapkan undang-undang yang mewajibkan vaksin bagi seluruh warga. Namun, undang-undang yang berlaku pada 15 Maret tersebut tidak banyak membantu untuk menaikkan angka vaksinasi di salah satu negara dengan vaksin terendah di Eropa Barat.
“Pada 5 Maret sebagian besar pembatasan yang membebani warga akan dicabut,” kata Nenhammer dalam konferensi pers yang dilansir Reuters.
Pemerintah baru-baru ini mengumumkan bahwa mulai Sabtu warga yang tidak divaksinasi dapat kembali ke restoran dan toko jika mereka telah menjalani pengujian. Nenhammer juga mengatakan bahwa pemerintah akan menghapus bukti pengujian, pemulihan atau vaksinasi serta batasan ukuran acara pada 5 Maret.
Menteri Kesehatan, Wolfgang Mueckstein, mengatakan pemerintah akan melonggarkan persyaratan umum untuk memasuki Austria. Sedangkan komite ahli kesehatan dan hukum konstitusi akan meninjau kesesuaiannya tentang mandat vaksin sebelum 15 Maret. [Mohamad Deny Irawan]





















