Kediri, Gontornews — Sejumlah pengasuh pesantren tergabung dalam Forum Pesantren Alumni Gontor (FPAG), Ahad (05/03/2023), bersilaturahim dengan pengasuh pesantren salafiyah di Pondok Pesantren Lirboyo, Kediri.
Dalam pertemuan ini, rombongan pengasuh pesantren FPAG juga bertemu langsung dengan Pimpinan Pengasuh Pondok Pesantren Lirboyo dan Pondok Pesantren Tebu Ireng Jombang, termasuk Rektor Institut Agama Islam Tribakti (IAIT) Kediri sekaligus ulama karismatik, KH Abdullah Kafabihi Mahrus.
Dalam sambutannya, Kiai Kafabihi mengapresiasi kedatangan para pengasuh yang merupakan alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor tersebut.
Ketua FPAG, Dr KH Zulkifli Muhadli menyampaikan bahwa silaturahim rekan-rekan pengasuh pesantren alumni Gontor ke Kiai Kafabihi dalam rangka mencari keberkahan dari Allah SWT.
“Sowan ke Kiai Kafabihi, kami anggap beliau sebagai guru kami dan tokoh panutan untuk umat dan lebih-lebih untuk pesantren. Semoga dari pertemuan ini, semua mendapatkan berkah dari Allah SWT,” ungkap Kiai Zulkfili sebagaimana dilansir laman Kediri Tangguh.
“Sebagian besar dari kami, termasuk selaku ketua forum, baru pertama kali (berkunjung ke Kiai Kafabihi). Namun, sebenarnya, kami telah lama saling kenal karena pernah bersama pada saat umroh,” sambung pimpinan pesantren Al-Ikhlas Taliwang Sumbawa Barat.
Lebih lanjut, Pak Zul, sapaan akrabnya, berharap pertemuan ini dapat mendorong kerjasama antara pesantren bersistem salafiyah dan pesantren bersistem modern.
“Efek hasil dari pertemuan ini adalah untuk menjalin kerja sama kolaborasi dan kooperasi. Sudah tidak waktunya kita berkompetisi namun untuk bekerja sama. Jika itu bisa kita lakukan, salah satu hasilnya adalah munculnya alumni pesantren yang berkualitas,” jelas Pak Zul.
Seusai silaturahim dengan Kiai Kafabih, Pak Zul, menyampaikan bahwa Ponpes Lirboyo merupakan pesantren yang berjasa bagi bangsa dan negara. Pesantren ini sudah berumur sangat tua serta memiliki alumni yang telah tersebar di sejumlah sektor baik di dalam maupun luar negeri.
“Pertama, Pesantren Lirboyo merupakan pesantren yang sudah berumur sangat tua dan alumninya sudah tersebar ke mana-mana. Sudah banyak sekali jasanya untuk bangsa dan negara ini. Yang kedua, (Pesantren Lirboyo juga) selama ini telah menjadi pesantren utama dari (kategori) pesantren Salafiyah,”
“Sementara Gontor merupakan kiblat pesantren modern. Kita punya kepentingan membangun kesatuan ukhuwah ma’hadiyyah, antara Salafiyah yaitu Lirboyo dan Tebu Ireng dengan Gontor hingga ke anak cucunya. Karena umat ini membutuhkan persatuan dan kesatuan ulama dan pesantren,” pungkasnya. [Mohamad Deny Irawan]


















