Jakarta, Gontornews — Rumah Sehat BAZNAS Yogyakarta, melakukan pelatihan penanaman hidroponik sayur di Panti Asuhan Yatim Putra Muhammadiyah, pada Jumat (5/3). Tujuan penanaman sayur dengan sistem hidroponik ini untuk mendukung program stunting, melalui penyediaan sayur-sayuran sebagai makanan penunjang yang bernilai gizi.
Rangkaian acara pada pelatihan penanaman hidroponik diawali dengan edukasi hidroponik, alat-alat yang dibutuhkan dalam pembuatan instalasi hidroponik, praktik pembuatan stok nutrisi hidroponik, praktik penyemaian bibit sayur, praktik pembuatan larutan nutrisi hidroponik, penandatangan BAST dan penyaluran dua set instalsi hidroponik serta bibit sayur bayam hijau, bayam merah dan kangkung.
Pada acara ini juga dibentuk pengurus yang bertanggung jawab untuk merawat tanaman hidroponik. Dengan kegiatan ini diharapkan dapat menambah pengetahuan para penghuni panti asuhan di masa pandemi. Serta diharapkan dapat menjadi bentuk kontribusi positif zakat dalam meningkatkan konsumsi sayur bagi remaja khususnya di panti asuhan.
Seperti diketahui, gizi seimbang terdiri dari bahan makanan pokok, lauk-pauk, sayuran dan buah-buahan. Kecenderungan peningkatan konsumsi terutama sayuran mencerminkan perbaikan kondisi kesehatan masyarakat Indonesia pada umumnya, apabila secara kuantitas dibarengi dengan kualitas produk yang dihasilkan.
Hidroponik merupakan budidaya tanaman dengan menggunakan air yang bernutrisi dan bermineral tanpa tanah. Sistem penanaman dengan hidroponik ini dapat memanfaatkan lahan sempit. Faktor nutrisi merupakan salah satu hal penting dalam budidaya hidroponik karena berpengaruh terhadap hasil dan kualitas tanaman.
Larutan yang paling mendasar yang dibutuhkan untuk budi daya hidroponik adalah Nitrogen (N), Fosfor (P), Kalium (K), Kalsium (Ca), Magnesium (Mg) dan Sulfur (S) yang juga dilengkapi dengan mikronutrien. []






















