Jakarta, Gontornews — Penerbit Erlangga, melalui lini produk Emir, Rabu (18/06/2025), meluncurkan dan membedah buku ‘Seri Pelajar Hebat Moderat’ di pagelaran Islamic Book Fair (IBF) 2025. Dalam pagelaran literasi nasional tersebut, Penerbit Erlangga menyiapkan serial buku yang terdiri dari sembilan judul untuk membangun generasi yang cerdas, inklusif, adil dan merayakan keragaman serta perbedaan.
Kesembilan judul yang terangkum dalam buku ‘Seri Pelajar Hebat Moderat’ yakni Tawasuth (Di Pertengahan, Enggak Berlebihan), I’tidal (Adil Enggak Pilih-pilih, Tegas Enggak Ngegas), Tasamuh (Makin Beriman, Makin Toleran), Syuro (Ayo Musyawarah, Jangan Marah-marah), Ishlah (Bangun Perdamaian, Bukan Kerusakan), Muwathanah (Cinta Agama, Bela Negara), Qudwah (Ayo Gerak, Bikin Dampak), Al-La Unf (Pakai Otak, Bukan Otot) dan I’tiraf al-‘Urf (Pelihara Agama, Lestarikan Budaya).
“Seri ini bukan sekadar buku, tetapi instrumen transformasi karakter bagi pelajar kita sekaligus menjawab tantangan radikalisme digital dengan kematangan nilai,” ungkap Hendro Suryo Putro, Manajemen Penerbit Erlangga, dalam rilisnya kepada Gontornews.com
“Di tengah derasnya arus informasi yang kadang membingungkan dan bahkan menyesatkan, pelajar kita butuh lebih dari sekadar pengetahuan. Mereka butuh kerangka nilai yang kokoh, yang mampu membimbing mereka dalam mengambil sikap di dunia nyata mapun dunia maya,” sambungnya.
Hadir dalam peluncuran dan bedah buku ‘Seri Pelajar Hebat Modern’, Irfan Amali, seorang aktivis perdamaian sekaligus pendiri PeaceGeneration, Inayah Wahid, Putri Presiden ke-4 KH Abdurrahman Wahid sekaligus aktivis sosial dan Muhammad Azhari Nasution, pendakwah milenial. [Mohamad Deny Irawan]





















