Ngawi, Gontornews — Perjuangan siswi akhir Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Gontor masih terus berlanjut untuk menyandang gelar sebagai alumni Gontor. Usai jalani ujian lisan Angkatan 2022 “Extraordinary Generation” berhadapan dengan ujian tulis gelombang II. Ujian ini digelar selama 16 hari. Dimulai pada hari Ahad (30/1) dan berakhir pada Rabu (16/2).
“Tak hanya ujian praktik mengajar dan ujian lisan saja, perjuangan siswi akhir KMI Gontor Putri Kampus 3 berlanjut ke ujian tulis gelombang kedua akhir sebelum menjadi Alumni Gontor,” terang Ustadzah Tasyha Ardani selaku Guru Pembimbing di Gontor Putri 3 Karang Banyu Ngawi.
Sebanyak 468 orang Siswi Akhir KMI melaksanakan ujian tulis di auditorium Gontor Putri 3 yang berlangsung selama 16 hari dengan 31 materi pelajaran.
“Selama 16 hari para Siswi Akhir KMI dihadapkan dengan 31 materi ujian. Setiap harinya, mereka harus melahap setidaknya tiga buku. Panitia mengerahkan 68 Guru pengawas yang terbagi menjadi dua gelombang,” tambah Alumni Gontor ini.
Ujian di Gontor sangatlah serius dan juga sakral, untuk itu Pondok melibatkan semua pihak untuk berusaha semaksimal mungkin demi meraih hasil yang terbaik.
“Ujian tahap akhir yang mereka lalui memang berat dan melelahkan. Namun, begitulah metode yang Gontor terapkan sebagai upaya mencetak generasi bermental kuat, teguh, dan sabar. Para pembimbing pun bahu membahu mengawal mereka hingga tiba saat pengumuman kelulusan. Senada dengan slogan angkatan ini, “Mumtaz Kualitas, Mumtaz Totalitas”, segala usaha ini tidak lain adalah untuk menuju kesempurnaan yang bisa diraih,” tutup Ustadzah Tasyha.[]





















