10
Tonton Selengkapnya
pesanan-majalah-edisi-khusus
30 °c
Pecenongan
Sat
Sun
Friday, 24 July, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Gontoriana Alumni

Berjuang Demi Pesantren

KH Hadiyanto Arief, SH, MBs,  Pimpinan Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
6 July 2018
in Alumni
0
Berjuang Demi Pesantren

Jakarta, Gontornews–Seiring waktu berjalan Pondok Pesantren Darunnajah Jakarta mengalami perkembangan yang cukup pesat. Dari yang tadinya hanya ada di Jakarta, kini pesantren yang didirikan sejak 1974 itu, telah memiliki 17 cabang di berbagai daerah di Indonesia. Sedangkan salah satu cabang Darunnajah yang terbilang cukup maju adalah Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8.

Dari segi kuantitas, santri di pesantren yang berlokasi di Cidokom, Gunung Sindur Bogor, Jawa Barat itu kini mendekati angka 1000. Uniknya lagi di pesantren yang saat ini memiliki lahan 10 hektar ini menjadi satu-satunya cabang Darunnajah yang mulai menerapkan sistem muadalah sebagaimana yang diterapkan Pondok Modern Darussalam Gontor.

Di balik kemajuan sebuah pesantren tentu di dalamnya terdapat sosok yang ikhlas berkorban demi mendidik santri dan berjuang mengembangkan pesantren apapun rintangannya. Salah satunya adalah KH Hadiyanto Arief, SH, MBs, pimpinan Pondok Pesantren An-Nur Darunnajah 8 Cidokom, Gunung Sindur Bogor Jawa Barat.

Ustadz Dedi demikian ia biasa disapa adalah cucu laki-laki pertama KH Abdul Manaf Mukhayyar yang merupakan pendiri Pesantren Darunnajah Jakarta. Mendidik santri dan mengembangkan cabang Darunnajah inilah yang menjadi pekerjaan pria lulusan MBs yang diraihnya dari salah satu kampus di lnggris, hingga saat ini.

BACA JUGA

Pelantikan Pengurus ForCreator Periode 2026–2031 Wadah “Creating for Others” Alumni Gontor

Perkuat Silaturahmi, PC IKPM Gresik Kunjungi Kantor PP IKPM Gontor

Sukses Gelar Summit & Expo 2026, Pengurus FORBIS Laporkan Kegiatan kepada IKPM dan Ketua Umum Panitia Peringatan 100 Tahun Gontor

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

Meski ditawarinya pekerjaan di berbagai tempat, kiai muda yang juga lulusan sarjana hukum Universitas Gajah Mada ini lebih berminat mendidik santri. Namun dalam memperjuangkan cita-citanya itu berbagai kendala dihadapinya. Walaupun ia sebagai cucu pendiri Darunnajah untuk mengurus pesantren yang didirikan kakeknya itu tak seperti yang dibayangkan orang pada umumnya.

Terutama dari ibundanya yang lebih menginginkan putranya menjadi notaris agar bisa membantu Darunnajah dari luar. “Karena Darunnajah waktu itu belum seperti sekarang,”ungkapnya. Meski begitu salah satu putra Pimpinan Pondok Pesantren Al-Hasanah Darunnajah 9 KH Saifuddin Arief, SH MA ini tidak goyah dengan pendiriannya.

“Bercandanya saya ke ayah saya begini, papah juga akhirnya balik ke pesantren. Dari yang tadinya notaris sekarang jadi kiai. Kalau begitu dari sekarang saya jadi kiai saja. Kalau bukan dari keluarga siapa lagi,”paparnya kepada Gontornews.

Dikatakannya hal yang membuat tekadnya semakin kuat adalah keinginan untuk merasakan apa yang dialami perintis sekaligus menjadi contoh untuk adik-adiknya. Sebagaimana pepatah dahulu dikatakan, generasi pertama adalah generasi yang merintis, generasi kedua, generasi yang membangun. Generasi ketiga generasi penikmat. Generasi keempat yang menghancurkan.

“Ini artinya, kita harus memastikan kalau kita tidak hanya menjadi generasi penikmat. Karena Darunnajah masih banyak yang harus dikembangkan. Saya salut dengan kakek saya, almarhum KH Abdul Manaf Mukhayyar rekening (amal jariyahnya) mengalir terus. Karena mewakafkan harta untuk pesantren dan memiliki anak-anak shaleh,”imbuhnya.

Hal lain yang juga membuat pendiriannya semakin teguh adalah pesan dari berbagai pihak. Salah satunya adalah nasehat dari kiainya saat nyantri di Pondok Modern Darussalam Gontor. Adalah Dr KH Abdullah Syukri Zarkasyi yang pernah menyinggungnya untuk berperan dalam membenahi Darunnajah dari dalam.

Suatu ketika salah satu putra pendiri Gontor itu datang ke rumah sakit yang ada di Jakarta untuk menjenguk ibunda Ustadz Dedi (almarhumah) yang ketika itu sedang di rawat. “Beliau manggil saya. Ayo ikut temenin saya makan. Di mobil lalu beliau bilang, kamu ini anak macan jangan rendahkan dirimu menjadi domba. Berjuanglah, ”kenangnya.

Selang beberapa waktu kemudian datang juga pamannya, KH Mad Roja Sukarta Pimpinan Pondok Pesantren Darul Muttaqien Parung Bogor yang memberikan nasehat serupa. “Beliau juga bilang, kamu ini anak macan kamu jangan jadi ecek-ecek,”tandasnya mengenang nasehat pamannya itu.

Dari nasehat-nasehat tersebut ia kemudian meminta restu kepada ibundanya. “Karena waktu itu yang masih belum ridho saya ngurus pesantren itu ibu. Saya bilang mah saya sudah istikharah ingin ngurus pesantren apapun resikonya mamah gak usah pikirin. Tolong ridhoi saya. Alhamdulillah direstui,” imbuhnya.

Setelah mendapatkan restu berapa waktu kemudian ia ditunjuk untuk memimpin Darunnajah 8 pada tahun 2009. “Waktu itu hanya 3 santri mukim dan 30 lainnya pulang pergi. Lalu saya fokus dengan santri mukim dan menstop santri pulang pergi dan menata manajemen pondok,”ungkapnya.

Dalam mengurus pesantren yang dijalankannya pun bukan tanpa rintangan. Namun seiring dengan perkembangan, rintangan yang dialami dilaluinya dengan baik dan ia menikmati tantangan itu. “Dari yang tadinya masyarakat marah gara-gara urusan perut lama-lama mereka paham. Dari sini lah bagaimana rasanya merintis dan mengembangkan pesantren,”jelasnya.[Muhammad Khaerul Muttaqien]

Tags: BogorDarunnajahKH Hadiyanto Arief
Share351Tweet182Send
Previous Post

STEI Tazkia Bersama ACT Aceh, Baitul Mal Barbate Teken MoU Kembangkan Sektor Agribisnis

Next Post

Bangladesh Siagakan Ribuan Personel Amankan Pengungsi Rohingya

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Al-‘Afwu dan Al-Maghfirah: Hierarki Ampunan dalam Perspektif Spiritual Islam di Akhir Ramadhan

Kiat-Kiat Agar Anak Betah di Pesantren: Sebuah Rangkuman Pidato Masyayikh Gontor

3 May 2026
kh fauzi tidjani djauhari

Pesantren Al-Amien Prenduan akan Gelar Idul Khotmi Nasional Tarekat Tijaniyah Ke-234

13 July 2026
Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

Akhlak dan Adab sebagai Fondasi Peradaban: Perspektif Imam Al-Ghazali, Ibn Miskawaih, Syed Muhammad Naquib Al-Attas, dan KH Imam Zarkasyi untuk Menyongsong Abad Kedua Gontor

12 July 2026
Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

Raker SDIT Insantama Leuwiliang 2026/2027 Fokus Perkuat Kolaborasi dan Inovasi Pembelajaran Berbasis Teknologi

12 July 2026
Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

Tetap Jujur Meski Berhadapan dengan Kepentingan

13 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

0
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

0
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

0
Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

Sarasehan Guru Besar Alumni UNIDA Gontor Bukti Penguatan Misi Menuju World Class University

0
Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

Waka BAZNAS Apresiasi Kepedulian Pemkab Pasaman Barat terhadap Zakat

17 July 2026
Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

Bentengi Generasi Sejak Dini: Siswa Kelas VI SDIT Insantama Leuwiliang Ikuti Penyuluhan Bahaya Narkoba

17 July 2026
200 Lebih Alumni Angkatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

200 Lebih Alumni Angakatan 2005 Ramaikan Reuni Akbar Gontor Putri

16 July 2026
FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

FORBIS Isi Pembekalan Mental Wirausaha di Muaskar Wisuda Ke-46 UNIDA Gontor

16 July 2026
Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

Sambut Tahun Baru Islam 1448 H, PC IKPM Gontor Lampung Gelar Silaturahmi Perdana Bersama Alumni

16 July 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor #gontornews #100tahungontor #gontor
  • Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor sebelum kehabisan.📖 Edisi Juli ✅
📖 Edisi Agustus ✅
📖 Edisi September 🔜🔥 Jangan sampai orang lain sudah punya, sementara Anda kehabisan.📲 Pesan sekarang:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah#100tahungontor #majalahgontor #gontornews #gontormendunia #unidagontor #mediaperekatumat #koleksibersejarah #edisikhusus #pesansekarang #jangansampaikehabisan
  • Stok terbatas!
Sudah punya Edisi Agustus?Edisi spesial ini mengupas perjalanan UNIDA Gontor Mendunia dan hanya hadir dalam rangka 100 Tahun Gontor.Banyak yang sudah memesan. Jangan sampai Anda tertinggal.Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #unidagontor #majalahgontor #gontornews
  • 100 Tahun Gontor bukan sekadar peringatan, tetapi sejarah yang layak disimpan.Miliki Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor yang terbit selama Juli–September 2026.📚 Koleksi terbatas.
⏳ Jangan menunggu sampai kehabisan.📲 Pesan sekarang:
https://bit.ly/pesan-majalah#100TahunGontor #MajalahGontor #Gontor #PondokModern #DarussalamGontor #MediaPerekatUmat #GontorMendunia #KoleksiBersejarah #alumnigontor #gontornews #majalahgontor
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Pre-Order telah dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eksemplarMengingat kuota cetak yang terbatas, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Pemesanan Anda di sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @ikpmmadiun
Bagi keluarga besar Gontor, setiap nasihat Pimpinan adalah bekal sepanjang perjalanan hidup. 🤍Kali ini, mari kita luangkan waktu sejenak untuk kembali mendengarkan petuah dari K.H.Hasan Abdullah Sahal (Pimpinan Pondok Modern Darussalam Gontor)Insya Allah apa yang kita dengar bukan hanya menambah ilmu, tetapi juga menguatkan niat untuk terus berkhidmat kepada umat.🤲 Jangan berhenti di kita. Bagikan agar semakin banyak yang memperoleh manfaat.💬 Antum Alumni Gontor angkatan berapa? Share di kolom komentar.
  • Jangan sampai koleksi Majalah Gontor Edisi Khusus 100 Tahun Gontor Anda kehabisan.Menuju Peringatan 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor, Majalah Majalah Gontor menerbitkan Edisi Spesial 100 Tahun Gontor.Mumpung BELUM terlambat, Pre-Order Edisi Agustus & September resmi dibuka!💰 Harga: Hanya Rp 15.000 / eks eksemplar
⏳ Batas Waktu PO Edisi Agustus: 10 Juli 2026, Pukul 11:59 WIB (Tinggal menghitung hari!)Mengingat kuota cetak yang sangat ketat, amankan eksemplar Anda sekarang juga sebelum sistem tertutup otomatis.Amankan Slot Pemesanan Anda di Sini:
👉 https://bit.ly/pesan-majalah
  • Repost from @unida.gontor and @miladunidagontor
Bismillahirrahmanirrahim
👋Sampai jumpa di Kampus UNIDA Gontor!
Tabligh Akbar bersama Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.Dalam rangka memperingati Milad UNIDA Gontor ke-63, Hadirilah Tabligh Akbar Universitas Darussalam Gontor:✨ Tema: Pentingnya Pesantren
👤 Bersama: Al Ustadz Dr. (H.C.) Adi Hidayat, Lc., M.A.
🗓️ Hari/Tanggal: Kamis, 9 Juli 2026
🕗 Waktu: 20:00 WIB – Selesai
🏛️ Tempat: Universitas Darussalam Gontor (Jl. Raya Siman, Ponorogo, Jawa Timur)Link Pendaftaran:
bit.ly/tablighakbar_unidagontorAcara ini terbuka untuk umum dan menyediakan doorprize menarik bagi jemaah yang beruntung.Mari jadikan momentum ini sebagai sarana memperkuat ukhuwah serta meningkatkan kapasitas keilmuan kita.#MiladUNIDAGontor63 #UstadzAdiHidayat #PesantrenPerekatUmat #TablighAkbarPonorogo #unidagontor
#majalahgontor #gontornews
  • Repost from @irengsepur Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Merupakan sebuah kebanggaan dan kehormatan sebagai salah satu alumni Pondok Modern Darussalam Gontor dapat turut menyemarakkan Milad Satu Abad ini. Meskipun belum dapat hadir secara langsung, Alhamdulillah di sela-sela kegiatan latihan saya diberikan izin oleh kesatuan untuk mengibarkan bendera Pondok Modern Darussalam Gontor di ketinggian  500 ft di atas langit Majalengka. Bagi saya, ini bukan sekadar sebuah penerjunan, tetapi bentuk penghormatan, rasa syukur, dan kecintaan kepada almamater yang telah membentuk karakter dan perjalanan hidup saya.Salam takzim kepada seluruh Bapak Kiai dan para Asatidz atas segala ilmu, doa, dan keteladanan yang telah diberikan. Semoga Allah SWT senantiasa melimpahkan kesehatan, keberkahan, dan membalas setiap pengabdian dengan pahala yang berlipat.Dirgahayu 100 Tahun Pondok Modern Darussalam Gontor.Semoga Gontor senantiasa menjadi mercusuar peradaban Islam, terus melahirkan generasi pemimpin yang berilmu, berakhlak, dan bermanfaat bagi umat. Semoga Allah SWT senantiasa menjaga dan memberkahi Gontor sepanjang masa. Aamiin ya Rabbal

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result