Depok, Gontornews — Rumah Al-Qur’an One Day One Juz pada Kamis malam (10/3/2022) menggelar sebuah bincang santai bersama seorang tokoh pejuang al-Qur’an yakni Dr H Adhyaksa Dault SH MSi, selaku Dewan Penasihat Komunitas ODOJ.
Acara ini pun diberi nama, “Ketum Menyapa; Mimpi yang Harus Terbeli Edisi Kesembilan.” Disiarkan secara live Zoom Meeting Room dan juga Youtube, kegiatan ini pun juga turut dipandu oleh Bakat Setiaji (Ketua Umum ODOJ) dan Akbar MIA (Wakil Sekretaris Jenderal 1 ODOJ).
Selain membahas tentang segudang pengalaman berharga Dr Adhyaksa khususnya dalam mengemban amanah di berbagai organisasi, sang doktor juga terus menerus mengingatkan jama’ah agar senantiasa meningkatkan ketakwaan dan membumikan al-Qur’an.
Kepada Gontonrnews.com, mantan Menteri Negara Pemuda dan Olahraga itu mengatakan, “Luar biasa al-Qur’an itu obat, al-Qur’an adalah mukjizat.” Banyak sekali mukjizat al-Qur’an, lanjutnya, hal-hal yang dulu dibantah kaum kafir, selalu bisa kembali dibuktikan oleh al-Qur’an karena mukjizatnya yang luar biasa.
Al-Qur’an perlu dijaga, kita menolong agama Allah melalui ini dengan membumikan al-Qur’an, berjuang bersama al-Qur’an. Sebagaimana yang kini terus diperjuangkan oleh keluarga besar ODOJ yakni dengan membangun Pusat Syiar Al-Qur’an dan donasi di berbagai tempat lainnya.
Dalam proses pemabngunan PSA ini, ODOJ memiliki target sepuluh miliar rupiah lewat program Galibu (Gerakan Lima Puluh Ribu). Saat acara ini ditayangkan donasi yang terkumpul ialah sebesar Rp 2.706.248.693.
Selain itu turut disampaikan juga laporan donasi korban Semeru, dimana ODOJ menyalurkan bantuan secara bertahap agar donasi dapat terus dirasakan manfaatnya oleh warga sekitar bahkan sampai sekitar tiga tahun ke depan.
Bakat Setiaji menjelaskan bahwa dari donasi ini warga dibuatkan mushala dan rumah al-Qur’an. Lalu warga yang terdampak dibina dan dana yang terkumpul juga akan dipakai untuk membiayai program mengaji dan setiap bulan akan kembali diberikan bantuan. Semoga apa yang dicita-citakan oleh para pejuang al-Qur’an ini dapat diberi kemudahan oleh Allah SWT. <Edithya Miranti>





















