Barcelona, Gontornews – Presiden Catalonia, Charles Puigdemont, berencana mempromosikan kembali aksi referendum yang mengikat secara hukum melalui pidato di televisi saat tahun baru. Meski, memenangkan hak suara dalam referendum pada 2014, Spanyol mengabaikan kemenangan tersebut.
Perdana Menteri (PM) Spanyol, Mariano Rajoy, mengesampingkan kemungkinan untuk mengadakan referendum ulang. Catalonia sendiri menjadikan Barcelona, kota terkaya di Spanyol, sebagai ibukotanya.
Gerakan promosi terhadap identitas Catalonia ini telah dibangun oleh separatis sejak lima tahun terakhir.
“Kami, Catalans (masyarakat Catalonia), bebas memutuskan masa depan kami sendiri melalui referendum yang sah dan mengikat,” kata Puigdemont dalam pidatonya di Catalan sebagaimana dilansir BBC.
Berdasarkan resolusi yang disahkan parlemen Catalan, kelompok separatis menguasai mayoritas kursi parlemen.
“Ini tidak berhasil. Saya menawarkan sesuatu yang jauh lebih masuk akal. Saya meminta diadakan dialog dengan harapan tidak ada yang mengambil langkah-langkah berlawanan,” ungkap PM Rajoy.
Belum lama ini, PM Rajoy bersama Partai Populer Konservatif memenangkan dukungan oposisi untuk duduk di kursi pemerintahan menyusul pemilihan umum tidak meyakinkan yang dilangsungkan Juni lalu dengan pejabat Catalan ditengarai terlibat dalam penggelembungan 2.014 suara. [Mohamad Deny Irawan/Rus]



















