Quanzhou, Gontornews – Sedikitnya sepuluh orang telah tewas dan 23 lainnya terperangkap di bawah puing-puing bangunan hotel yang runtuh di Kota Quanzhou, Cina. Hotel itu digunakan untuk mengarantina orang-orang yang diduga terpapar virus corona.
Dari 71 orang yang awalnya terperangkap, pihak berwenang telah menyelamatkan 48, di antaranya 38 dibawa ke rumah sakit.
Bangunan itu mulai runtuh pada Sabtu malam. Foto yang diposting di Twitter oleh kantor berita Cina, Xinhua, menunjukkan regu penyelamat yang mengenakan topi baja, kacamata dan masker wajah mengevakuasi orang-orang yang terluka.
Sebagian besar penghuni hotel pada saat hotel runtuh belum dites positif terpapar virus korona tetapi ada dalam pengawasan untuk memantau kesehatan mereka.
Kecelakaan itu telah membuat marah masyarakat setempat.
“Mereka frustrasi karena ini adalah contoh dari pembatasan yang dilakukan dengan tangan besi untuk melindungi masyarakat dari virus corona,” kata Katrina Yu dari Aljazeera, yang melaporkan dari Beijing.
“Pada saat yang sama, itu memiliki konsekuensi yang menghancurkan bagi orang-orang yang menunggu untuk menjalani karantina mereka sebelum dibebaskan.”
Pemilik bangunan itu, seorang pria yang bermarga Yang, telah dipanggil oleh polisi. Penyelidikan awal mengungkapkan bahwa lantai pertama bangunan sedang dalam renovasi pada saat runtuh.
Pihak berwenang mengatakan pekerja bangunan menelepon pemilik hotel beberapa menit sebelum keruntuhan untuk melaporkan pilar yang cacat, menurut kantor berita AFP. []
![Seorang pria diselamatkan dari puing-puing sebuah hotel yang runtuh di Quanzhou, tempat 71 orang dikarantina untuk coronavirus [AFP]](https://i0.wp.com/gontornews.com/wp-content/uploads/2020/03/cina-hotel.jpg?resize=750%2C375&ssl=1)


















