Beijing, Gontornews — Presiden Cina, Xi Jinping, bersama Presiden Rusia, Vladimir Putin, sepakat untuk bekerjasama mencegah ancaman keamanan di Afghanistan pascajatuhnya pemerintahan ke tangan Taliban.
Pernyataan kedua tokoh ini terlontar setelah para pemimpin kelompok G7 berkumpul seraya mengadakan pertemuan darurat untuk membahas situasi Afghanistan.
βKami menghormati kedaulatan, kemerdekaan dan integritas wilayah teritorial Afghanistan, mendukung kebijakan non-intervensi dalam urusan internal dan selalu memainkan peran konstruktif dalam penyelesaian masalah politik Afghanistan,β kata XI Jinping sebagaimana dilansir South China Morning Post (SCMP) dari kantor berita Cina, Xinhua.
Presiden XI juga mengatakan Cina siap bekerjasama dengan negara lain seperti Rusia untuk mendorong pembangunan struktur politik inklusif di Afghanistan.
β(Cina dan Rusia siap) memerangi terorisme, menghentikan penyelundupan obat-obatan terlarang, mencegah risiko keamanan di Afghanistan, menolak campur tangan kekuatan eksternal dan menjaga keamanan dan stabilitas regional,β sambung Vladimir Putin, Presiden Rusia.
Kedua negara mengaku khawatir dengan situasi Afghanistan pasca pendudukan istana kepresidenan oleh kelompok Taliban pada 15 Agustus lalu.
βCina dan Rusia harus memperdalam kerjasama dan dengan tegas mengendalikan masa depan dan nasib negara masing-masing dengan tangan mereka sendiri,β tegas Putin.
Selain isu Afghanistan, Rusia mendukung Cina terhadap isu seputar Taiwan, Hongkong, Laut Cina Selatan serta menentang politisasi penyelidikan asal muasal virus korona. [Mohamad Deny Irawan]





















