Zurich, Gontornews — Pemerintah Swiss mengonfirmasi bahwa kasus COVID-19 di negara tersebut mencapai lebih dari 10.000 kasus. Dalam 24 jam terakhir, Swiss mengonfirmasi 9.765 kasus baru dengan 103 kematian akibat COVID-19. Secara total, kasus korona di negara penghasil susu dan madu tersebut mencapai 10.714 dengan 161 kasus kematian.
Dengan peningkatan tersebut, Pemerintah dan Bank Sentral bersiap untuk mengeluarkan dana stimulus demi menghadapi perlambatan ekonomi.
Reuters melansir bahwa sejumlah perusahaan di Swiss bersiap untuk mendapatkan bantuan pinjaman senilai total 20 Miliar Franc Swiss atau setara 331 Triliun Rupiah. Sementara itu, pinjaman di bawah 500.000 franc Swiss atau setara 8,2 Miliar Rupiah diklaim bebas bunga.
Perusahaan penyedia pinjaman, Credit Suisse, Â mengatakan bahwa pihaknya telah menerima 2.700 permohonan pinjaman. UBS bahkan telah menerima 3.000 aplikasi permohonan pinjaman serupa.
Dengan penyebaran COVID-19 yang sedemikian masif, pemerintah mendesak warganya untuk tetap tinggal di rumah. Mereka juga memperketat kontrol di wilayah perbatasan dan melarang pertemuan yang diikuti lebih dari lima orang.
Sementara itu, tentara Swiss juga ditugaskan untuk membantu petugas kesehtan dalam memerangi penyebaran COVID-19. [Mohamad Deny Irawan]





















