15
Tonton Selengkapnya
34 °c
Pecenongan
Sun
Mon
Saturday, 6 June, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

Kiprah dan Perjuangan KH Mohammad Tidjani Djauhari MA untuk Muslimin Dunia

Antara tahun 1978-1982, Tidjani terpilih sebagai salah satu wakil Rabithah yang dikirim sebagai tim rekonsiliasi untuk menuntaskan masalah Muslim Mindanao, Filipina.

Edithya Miranti by Edithya Miranti
31 October 2020
in Jejak
0
Kiprah dan Perjuangan KH Mohammad Tidjani Djauhari MA untuk Muslimin Dunia

Sumenep, Gontornews — KH Mohammad Tidjani adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, sebuah pondok yang telah didirikan oleh sang ayahanda tercinta KH Djauhari Chotib. Sebelum menjadi pengasuh Ponpes Al-Amien, KH Tidjani sempat melejitkan kariernya di Rabithah Alam Islami. Berbagai pengalaman besar pun banyak ditemuinya kala itu.

Kisah ini bermula ketika M Natsir (dai, ulama, politisi, ketua Partai Masyumi) yang kala itu tercatat sebagai anggota Rabithah Alam Islami dan Muktamar Alam Islam merekomendasikan Tidjani untuk diterima bekerja di Rabithah Alam Islami. Hal itu dikarenakan M Natsir mengetahui bahwa Tidjani adalah putra Indonesia yang meraih predikat terbaik di Jamiah Malik Abdul Aziz, Mekkah pada tahun 1974.

Sejak tahun itulah, Tidjani resmi berkarier di Rabithah Alam Islami dengan jabatan pertama sebagai muharrir (koresponden) yang tugasnya mengurusi surat-menyurat yang datang dari berbagai penjuru dunia. “Pak Natsir minta saya agar tidak pulang ke Indonesia dan belajar dulu di Rabithah. Saya menerima nasihat tersebut,” kenang Tidjani.

Kariernya di Rabithah melesat cepat. Beberapa jabatan penting pernah direngkuhnya, antara lain: Anggota Bidang Riset (1974-1977), Sekretaris Departemen Konferensi dan Dewan Konstitusi (1977-1979), Direktur Bagian Penelitian Kristenisasi dan Aliran-aliran Modern yang Menyimpang (1979-1981), Direktur Bagian Keagamaan dan Aliran-aliran yang Menyimpang (1983-1987), dan Direktur Bagian Riset dan Studi (1987-1988).

BACA JUGA

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Machmud Singgirei Rumagesan Pahlawan Muslim dari Tanah Papua

Keaktifannya di Rabithah Alam Islami ini mengantarkannya menjelajahi berbagai negara di belahan dunia, Eropa, Afrika, Amerika, dan Asia. Di antaranya, tahun1976, Tidjani mengikuti Konferensi Islam di kota Dakkar, Senegal. Pada tahun yang sama, hadir dalam Konferensi Islam Internasional di Mauritania, Afrika. Tahun 1977, Tidjani mengikuti Seminar Hukum Islam di Chou University, Tokyo, Jepang. Sementara pada tahun 1978, Tidjani mengikuti Pertemuan Lintas Agama di Velenova University, Philadelpia dan Dallas, Texas, Amerika Serikat.

Antara tahun 1978-1982, Tidjani terpilih sebagai salah satu wakil Rabithah yang dikirim sebagai tim rekonsiliasi untuk menuntaskan masalah Muslim Mindanao, Filipina. Pada tahun 1983, ia juga dikirim sebagai tim rekonsiliasi masalah politisasi agama di Burma, konflik di Bosnia, serta mengikuti Pertemuan Lintas Agama di Birmingham dan Leeds University, Inggris.

Berlabuh di Pondok Al-Amien Prenduan

Di tengah puncak kariernya, Tidjani lantas memutuskan untuk pulang ke kampung halaman Indonesia, setelah kurang lebih 23 tahun lamanya bermukim di Tanah Suci, Mekkah. Bersama kedua adiknya, KH Idris Jauhari dan Maktum Jauhari, mereka bertiga bersinergi dengan cakap dalam memimpin pondok dan melakukan pembenahan juga penyegaran di berbagai lini.

Hasilnya di antaranya adalah pembangunan Masjid Jami’ Al-Amien tahun 1989, membuka Ma’had Tahfidzil Qur’an (MTA) tahun 1991, mengembangkan status Sekolah Tinggi Agama Islam menjadi Institut Dirasah Islamiyah Al-Amien (IDIA), dan pendirian Pusat Studi Islam/Pusdilam (2003). Dalam kurun waktu 18 tahun (1989-2007), Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan telah menjelma sebagai pondok yang representatif, disegani, dan berwibawa.

Pondok Al-Amien juga telah menjadi tempat pencetak kader-kader pemimpin umat yang kompeten dan mumpuni. Ribuan santri dari berbagai penjuru Tanah Air dan negara-negara tetangga, juga banyak yang telah belajar dan menempa diri di Ponpes Al-Amien Prenduan.

Kecendekiawanan dan ketokohannya memantik apresiasi positif dari berbagai pihak. Namun, kiprah sang ulama legendaris KH Mohammad Tidjani tersebut kemudian harus berakhir setelah kepergiannya menghadap Sang Khaliq pada Kamis, 27 September 2007, dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di kediamannya. “Almarhum wafat akibat penyakit jantung,” terang Dr KH Fauzi Tidjani, putra almarhum, kepada Gontornews.com.

Biografi Tokoh

Mohammad Tidjani dilahirkan pada 23 Oktober 1945 di Prenduan, sebuah desa kecil 22 km sebelah timur kota Pamekasan dan 30 km sebelah barat kota Sumenep. Tidjani adalah putera keempat dari tujuh bersaudara.

Ayahnya, KH Djauhari Chotib, adalah seorang ulama besar, murid kesayangan KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdhatul Ulama. KH Djauhari juga tokoh Masyumi, dan pendiri Ponpes Al-Amien Prenduan. Kepemimpinan KH Djauhari di Hizbullah, berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan mental kepemimpinan Tidjani di masa mendatang.

Ditilik dari silsilah ayahnya, ada darah keturunan KH As’ad Syamsul Arifin, ulama kharismatik pendiri Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Situbondo, yang mengalir di jiwanya. “Almarhum Kiai As’ad Syamsul Arifin adalah sepupu dari nenek saya. Jadi masih keluarga sendiri,” tukas KH Tidjani suatu ketika. Sedangkan dari pihak ibunya, Nyai Maryam, ia  keturunan Syaikh Abdullah Mandurah, salah satu muthowif di Mekkah asal Sampang, Madura, yang banyak melayani jamaah haji Indonesia.

Sejak kecil, Tidjani tumbuh berkembang dalam ranah pendidikan Islam yang sangat kental. Mengetahui minat dan bakat intelektual yang terpendam, maka pada tahun 1958, Kiai Djauhari mengirimnya untuk nyantri di Pondok Modern Darussalam Gontor. Hingga akhirnya pada bulan Januari 1964, Tidjani tamat dari KMI Gontor dan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Darussalam (PTD)  Gontor –sekarang, UNIDA Gontor — sekaligus menjadi guru KMI Gontor.

Sebagaimana banyak dianut umat Muslim ahlussunah wal jamaah di Nusantara khususnya di Pulau Madura ajaran tasawuf/spiritual dan tarekat selalu melekat pada ulama-ulama sebelumnya. KH Djauhari Chotib merupakan mursyid/muqaddam yang ada di Jawa Timur. Ia menerima ajaran Tarekat Tijani dari gurunya semasa menuntut ilmu di Mekkah.

Setelah KH Djauhari wafat, maka kepemimpinan tarekat/muqaddam diserahterimakan kepada putranya, KH Mohammad Tidjani Djauhari. Pada tahun 1967 saat masih kuliah di Universitas Madinah al-Munawwarah KH Tidjani telah diangkat sebagai muqaddam Tarekat Tijani secara tertulis.

Selain dari ayahnya, KH Tidjani juga mendapat ijazah dari Syekh Muhammad Yasin bin Isa al-Fadani, karena KH Tidjani sering menjadi kurir dan perantara antara Syekh Muhammad Yasin Mekkah dan Syekh Muhammad Hafidz at-Tijani dari Mesir, dikarenakan sama-sama mendalami bidang takhassus Hadits al-Nabawi. [Edithya Miranti]

Tags: KH Djauhari ChotibKH Fauzi TidjaniKH Moh TidjaniPondok GontorPonpes Al-Amien PrenduanTarekat Tijaniah
Share426Tweet267Send
Previous Post

Covid-19 Indonesia: Tembus 410.088 Kasus dan 13.869 Kematian

Next Post

Mobil Tabrak Pintu Masjidil Haram Mekkah

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

4 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

Filosofi Takbir, Tahlil, dan Tahmid dalam Idul Adha: Kajian Ontologis, Epistemologis, dan Aksiologis

30 May 2026
Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

Menghidupkan Spirit Haji Pasca-Idul Adha dalam Kehidupan Sehari-hari

31 May 2026
Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

Ini dia Lirik Lagu Gontor ‘Takkan Terlupa’

30 August 2021
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

0
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

0
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

0
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

0
Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

Pesantren Wisuda: Bekali Lulusan SMPIT Insantama Leuwiliang Menuju Masa Depan

0
BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

BAZNAS Salurkan Hewan Kurban dari Sedekah Konsumen Alfamidi di Yogyakarta

6 June 2026
Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

Kisah Alumni SMPIT Insantama Leuwiliang Bekali Junior pada Pesantren Wisuda 2026

6 June 2026
Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

Mahasiswi Penerima Beasiswa BAZNAS Raih Juara 1 Panahan Nasional

5 June 2026
Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

Ikhlas: Rahasia Ketangguhan Gontor

5 June 2026
BCA Syariah Salurkan Zakat Nasabah kepada BAZNAS dan Hadirkan Fitur ZIS di BSya

BCA Syariah Salurkan Zakat Nasabah kepada BAZNAS dan Hadirkan Fitur ZIS di BSya

5 June 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Alur Pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Pondok Modern Darussalam GontorSource: gontortv
https://youtu.be/cUA3pvD43i8Video ini menjelaskan alur pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar Kulliyatu-l-Mu’allimin Al-Islamiyah (KMI) Pondok Modern Darussalam Gontor secara lengkap dan sistematis.Informasi lengkap terkait pendaftaran Program Persiapan Calon Pelajar KMI Pondok Modern Darussalam Gontor dapat diakses melalui:
https://gontor.ac.id/persiapanPendaftaran online dilakukan melalui halaman resmi:
https://capel.gontor.ac.id
  • Kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor ke Pondok Pesantren Modern Darel Azhar RangkasbitungIntip momen seru kunjungan Tim Redaksi Majalah Gontor saat berkeliling melihat fasilitas, unit ekonomi, hingga suasana belajar di Pondok Pesantren Modern Darel Azhar Rangkasbitung.#DarelAzhar #MajalahGontor #KunjunganMahabbah #PondokModern #Rangkasbitung #SantriIndonesia #UkhuwahIslamiyah #DuniaPesantren #Gontor #LiterasiSantri
#majalahgontor
#gontornews
  • Tujuan dari sains Islam adalah meletakkan kembali jejak Tuhan di dalam kausalitas alam, agar manusia tidak arogan dan menganggap alam bekerja tanpa pencipta.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasionline
#belajarbaik
#hidupislami
#kehidupanislam
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
#ilmupengetahuan
  • Membaca Al-Qur
  • Kebebasan dalam Islam bukanlah kebebasan tanpa batas, melainkan
  • Nasehat dalam memimpin suatu lembaga:
(Yang sulit dan menjadi tantangan dalam memimpin lembaga itu adalah:)
1. Noto Atine Dewe
2. Noto Atine Wong Liyo
3. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo
4. Noto Atine Wong Liyo Sing luwih Tuo Sing Tukaran.KH Hasan Abdullah Sahal#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
  • Beriman itu tandanya jujur. Beriman itu tandanya bersaudara. Iman seseorang bisa diukur dari perilakunyaProf. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri
  • KAJIAN PARENTING EKSKLUSIF & VIRTUAL TOUR ARABIC GLOBAL SCHOOL JAKARTA.Menyiapkan Generasi Cerdas: Menyeimbangkan Adab Islami & Kompetensi Global di Era DigitalBersama Narasumber dari Arabic Global School (AGS):
1.​Dedek Febrian (Pembimbing Akademik AGS)
2.​Ramdhanil (Kepala Sekolah Kindergarten AGS)
3.​Adi Suroto (Kepala Sekolah Primary AGS)Moderator :
Devi Lusianawati
Reporter Majalah Gontor dan Gontornews.com🗓 Rabu, 22 April 2026
⏰ 13.00 – 15.30 WIB​👇 KLIK LINK DI BAWAH INI UNTUK MENDAFTAR:
👉 https://bit.ly/pendaftaran-kajian-online#bedahbuku #parentingislami #muslimmilenial #gontornews #majalahgontor #gontor #kajianonline #kajianislam #psikologianak #polaasuh #bukuislami #livezoom #webinarislami #pendidikananak #belajarparenting #polaasuhanak #generasimilenial #islammodern #kajianjakarta
  • Mestinya orang Islam itu hanya dengan menjalankan shalat, jiwanya itu bersih. Shalat itu harus ada hubungannya dengan perilaku.Prof. Dr. KH. Hamid Fahmy Zarkasyi, M.A.Ed., M.Phil.#nasehat
#motivasi
#belajar
#hidup
#kehidupan
#majalahgontor
#gontornews
#kiaiku
#memperbaikidiri

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
Social Media Auto Publish Powered By : XYZScripts.com
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result