pesanan-majalah-edisi-khusus
33 °c
Pecenongan
Fri
Sat
Thursday, 10 September, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Inpirasi Jejak

Kiprah dan Perjuangan KH Mohammad Tidjani Djauhari MA untuk Muslimin Dunia

Antara tahun 1978-1982, Tidjani terpilih sebagai salah satu wakil Rabithah yang dikirim sebagai tim rekonsiliasi untuk menuntaskan masalah Muslim Mindanao, Filipina.

Edithya Miranti by Edithya Miranti
31 October 2020
in Jejak
0
Kiprah dan Perjuangan KH Mohammad Tidjani Djauhari MA untuk Muslimin Dunia

Sumenep, Gontornews — KH Mohammad Tidjani adalah pengasuh Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan, sebuah pondok yang telah didirikan oleh sang ayahanda tercinta KH Djauhari Chotib. Sebelum menjadi pengasuh Ponpes Al-Amien, KH Tidjani sempat melejitkan kariernya di Rabithah Alam Islami. Berbagai pengalaman besar pun banyak ditemuinya kala itu.

Kisah ini bermula ketika M Natsir (dai, ulama, politisi, ketua Partai Masyumi) yang kala itu tercatat sebagai anggota Rabithah Alam Islami dan Muktamar Alam Islam merekomendasikan Tidjani untuk diterima bekerja di Rabithah Alam Islami. Hal itu dikarenakan M Natsir mengetahui bahwa Tidjani adalah putra Indonesia yang meraih predikat terbaik di Jamiah Malik Abdul Aziz, Mekkah pada tahun 1974.

Sejak tahun itulah, Tidjani resmi berkarier di Rabithah Alam Islami dengan jabatan pertama sebagai muharrir (koresponden) yang tugasnya mengurusi surat-menyurat yang datang dari berbagai penjuru dunia. “Pak Natsir minta saya agar tidak pulang ke Indonesia dan belajar dulu di Rabithah. Saya menerima nasihat tersebut,” kenang Tidjani.

Kariernya di Rabithah melesat cepat. Beberapa jabatan penting pernah direngkuhnya, antara lain: Anggota Bidang Riset (1974-1977), Sekretaris Departemen Konferensi dan Dewan Konstitusi (1977-1979), Direktur Bagian Penelitian Kristenisasi dan Aliran-aliran Modern yang Menyimpang (1979-1981), Direktur Bagian Keagamaan dan Aliran-aliran yang Menyimpang (1983-1987), dan Direktur Bagian Riset dan Studi (1987-1988).

BACA JUGA

KH Ahmad Sahal, Sosok Pendidik yang Sederhana

KH Ali Maksum: Mencerdaskan Bangsa Melalui Pesantren Krapyak

KH Bisri Syansuri, Perintis Pesantren Putri di Indonesia

Ahli Tafsir Alumni Gontor, Prof Roem Rowi Wafat, Ini Kiprah Semasa Hidupnya!

Machmud Singgirei Rumagesan Pahlawan Muslim dari Tanah Papua

Keaktifannya di Rabithah Alam Islami ini mengantarkannya menjelajahi berbagai negara di belahan dunia, Eropa, Afrika, Amerika, dan Asia. Di antaranya, tahun1976, Tidjani mengikuti Konferensi Islam di kota Dakkar, Senegal. Pada tahun yang sama, hadir dalam Konferensi Islam Internasional di Mauritania, Afrika. Tahun 1977, Tidjani mengikuti Seminar Hukum Islam di Chou University, Tokyo, Jepang. Sementara pada tahun 1978, Tidjani mengikuti Pertemuan Lintas Agama di Velenova University, Philadelpia dan Dallas, Texas, Amerika Serikat.

Antara tahun 1978-1982, Tidjani terpilih sebagai salah satu wakil Rabithah yang dikirim sebagai tim rekonsiliasi untuk menuntaskan masalah Muslim Mindanao, Filipina. Pada tahun 1983, ia juga dikirim sebagai tim rekonsiliasi masalah politisasi agama di Burma, konflik di Bosnia, serta mengikuti Pertemuan Lintas Agama di Birmingham dan Leeds University, Inggris.

Berlabuh di Pondok Al-Amien Prenduan

Di tengah puncak kariernya, Tidjani lantas memutuskan untuk pulang ke kampung halaman Indonesia, setelah kurang lebih 23 tahun lamanya bermukim di Tanah Suci, Mekkah. Bersama kedua adiknya, KH Idris Jauhari dan Maktum Jauhari, mereka bertiga bersinergi dengan cakap dalam memimpin pondok dan melakukan pembenahan juga penyegaran di berbagai lini.

Hasilnya di antaranya adalah pembangunan Masjid Jami’ Al-Amien tahun 1989, membuka Ma’had Tahfidzil Qur’an (MTA) tahun 1991, mengembangkan status Sekolah Tinggi Agama Islam menjadi Institut Dirasah Islamiyah Al-Amien (IDIA), dan pendirian Pusat Studi Islam/Pusdilam (2003). Dalam kurun waktu 18 tahun (1989-2007), Pondok Pesantren Al-Amien Prenduan telah menjelma sebagai pondok yang representatif, disegani, dan berwibawa.

Pondok Al-Amien juga telah menjadi tempat pencetak kader-kader pemimpin umat yang kompeten dan mumpuni. Ribuan santri dari berbagai penjuru Tanah Air dan negara-negara tetangga, juga banyak yang telah belajar dan menempa diri di Ponpes Al-Amien Prenduan.

Kecendekiawanan dan ketokohannya memantik apresiasi positif dari berbagai pihak. Namun, kiprah sang ulama legendaris KH Mohammad Tidjani tersebut kemudian harus berakhir setelah kepergiannya menghadap Sang Khaliq pada Kamis, 27 September 2007, dini hari sekitar pukul 02.00 WIB di kediamannya. “Almarhum wafat akibat penyakit jantung,” terang Dr KH Fauzi Tidjani, putra almarhum, kepada Gontornews.com.

Biografi Tokoh

Mohammad Tidjani dilahirkan pada 23 Oktober 1945 di Prenduan, sebuah desa kecil 22 km sebelah timur kota Pamekasan dan 30 km sebelah barat kota Sumenep. Tidjani adalah putera keempat dari tujuh bersaudara.

Ayahnya, KH Djauhari Chotib, adalah seorang ulama besar, murid kesayangan KH Hasyim Asy’ari, pendiri Nahdhatul Ulama. KH Djauhari juga tokoh Masyumi, dan pendiri Ponpes Al-Amien Prenduan. Kepemimpinan KH Djauhari di Hizbullah, berpengaruh besar terhadap pembentukan karakter dan mental kepemimpinan Tidjani di masa mendatang.

Ditilik dari silsilah ayahnya, ada darah keturunan KH As’ad Syamsul Arifin, ulama kharismatik pendiri Ponpes Salafiyah Syafi’iyah, Situbondo, yang mengalir di jiwanya. “Almarhum Kiai As’ad Syamsul Arifin adalah sepupu dari nenek saya. Jadi masih keluarga sendiri,” tukas KH Tidjani suatu ketika. Sedangkan dari pihak ibunya, Nyai Maryam, ia  keturunan Syaikh Abdullah Mandurah, salah satu muthowif di Mekkah asal Sampang, Madura, yang banyak melayani jamaah haji Indonesia.

Sejak kecil, Tidjani tumbuh berkembang dalam ranah pendidikan Islam yang sangat kental. Mengetahui minat dan bakat intelektual yang terpendam, maka pada tahun 1958, Kiai Djauhari mengirimnya untuk nyantri di Pondok Modern Darussalam Gontor. Hingga akhirnya pada bulan Januari 1964, Tidjani tamat dari KMI Gontor dan melanjutkan ke Perguruan Tinggi Darussalam (PTD)  Gontor –sekarang, UNIDA Gontor — sekaligus menjadi guru KMI Gontor.

Sebagaimana banyak dianut umat Muslim ahlussunah wal jamaah di Nusantara khususnya di Pulau Madura ajaran tasawuf/spiritual dan tarekat selalu melekat pada ulama-ulama sebelumnya. KH Djauhari Chotib merupakan mursyid/muqaddam yang ada di Jawa Timur. Ia menerima ajaran Tarekat Tijani dari gurunya semasa menuntut ilmu di Mekkah.

Setelah KH Djauhari wafat, maka kepemimpinan tarekat/muqaddam diserahterimakan kepada putranya, KH Mohammad Tidjani Djauhari. Pada tahun 1967 saat masih kuliah di Universitas Madinah al-Munawwarah KH Tidjani telah diangkat sebagai muqaddam Tarekat Tijani secara tertulis.

Selain dari ayahnya, KH Tidjani juga mendapat ijazah dari Syekh Muhammad Yasin bin Isa al-Fadani, karena KH Tidjani sering menjadi kurir dan perantara antara Syekh Muhammad Yasin Mekkah dan Syekh Muhammad Hafidz at-Tijani dari Mesir, dikarenakan sama-sama mendalami bidang takhassus Hadits al-Nabawi. [Edithya Miranti]

Tags: KH Djauhari ChotibKH Fauzi TidjaniKH Moh TidjaniPondok GontorPonpes Al-Amien PrenduanTarekat Tijaniah
Share430Tweet269Send
Previous Post

Covid-19 Indonesia: Tembus 410.088 Kasus dan 13.869 Kematian

Next Post

Mobil Tabrak Pintu Masjidil Haram Mekkah

Edithya Miranti

Edithya Miranti

Redaksi Majalah Gontor

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

Menggapai Ridha Allah dengan Memudahkan Urusan Sesama

6 September 2026
60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Ikuti Haflah Tilawatil Qur’an Ke-5

5 September 2026
YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

YMI Peduli Wakafkan 100 Sepeda kepada Gontor

3 September 2026
Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

Lulus Tahsin, 60 Siswa SIT Insantama Leuwiliang Naik Level ke Program Tahfizh

6 September 2026
Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

Kapolri Listyo Dukung Pramuka PUI Perkuat Karakter Kebangsaan Generasi Muda

4 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

0
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

0
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

0
PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

PBNU Berharap Hubungan NU-Gontor Kian Harmonis di Usianya yang Ke-100

0
Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

Festival Kaligrafi Internasional 100 Tahun Gontor Resmi Dibuka

9 September 2026
Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

Rekonstruksi Pendidikan Akhlak di Era AI: Transformasi Generasi Stroberi Menuju Generasi Kemiri Berdasarkan Nilai-nilai Pendidikan dalam Surat Luqman

9 September 2026
Kunci Sukses dalam Hidup

Kunci Sukses dalam Hidup

9 September 2026
1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

1926: Ketika NU dan Gontor Menjawab Zaman

6 September 2026
JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

JK Tegaskan Pentingnya Reorientasi Pendidikan Modern dan Makna 100 Tahun Gontor

6 September 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah.  Alumni Gontor 2007 wakaf 100 unit sepeda untuk guru-guru di Gontor
Insya Allah akan diserahkan secara simbolis pada acara peringatan 100 tahun Gontor.#majalahgontor #gontornews #gontor #pondokmoderngontor @risang.wijanarko @pondok.modern.gontor

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result