Leeds, Gontornews — Dosen Universitas Darussalam (UNIDA) Gontor, Eko Nur Cahyo, didaulat menjadi pembicara dalam pengajian rutin bulanan Komunitas Islam Britania Raya (KIBAR) di Kota Leeds, Inggris, Ahad (2/2).
KIBAR merupakan merupakan komunitas masyarakat muslim asal Indonesia yang menetap di Kota Leeds, Inggris. Komunitas tersebut berasal dari kalangan mahasiswa atau mahasiswi University of Leeds, dosen dan penduduk Indonesia yang sudah menetap di sana.
Dalam pernyataanya, sebagaimana dilansir laman Unida Gontor, Eko mengatakan bahwa agenda ini dilakukan untuk menyambung tali silaturahim sesama jama’ah muslim KIBAR di kota Leeds.
“Silaturahmi ini dirasakan sangat penting dilakukan guna menciptakan wadah bagi para jama’ah untuk saling berinteraksi dan mengenal satu sama lain.”
“Kegiatan ini juga dijadikan sebagai momentum yang tepat untuk menyalurkan pendapat sekaligus sharing dan problem solving bagi jama’ah yang mempunyai permasalahan atau kesulitan baik dalam hal studi maupun kehidupan sosial mereka,” ujar alumnus Pondok Modern Darussalam Gontor itu.
Eko pun bersyukur dalam bersilaturahim dengan komunitas muslim KIBAR di Leeds, Inggris. Selain karena Leeds merupakan kota ini berbatasan langsung dengan Skotlandia, kota ini juga mendapatkan julukan sebagai kota pelajar layaknya Yogyakarta.
“Kota ini juga merupakan pusat bisnis, retail, dan pariwisata sehingga banyak menyedot wisatawan yang berkunjung ke sana. Mahasiswa asing dari berbagai negara juga banyak yang tertarik untuk belajr di Leeds. Itulah mengapa Leeds juga mendapat julukan kota pelajar seperti halnya Yogyakarta,” kata peraih gelar Magister Universitas Gajah Mada, Yogyakarta itu.
Sebagai kader Pondok Modern Darussalam Gontor, Eko pun berharap dapat segera belajar serta memperluas wawasannya seputar pendidikan hingga kehidupan sosia-budaya di kota Leeds.
“Alhamdulillah, melalui silaturahim dengan KIBAR di Leeds ini, saya akan berusaha mempelajari dan memperluas wawasan sosial, pendidikan dan budaya yang ada di Kota Leeds.”
“Sungguh, banyak sekali nikmat dari Allah swt yang diraih selama melaksanakan silaturahim ini sehingga kunci dari semua itu adalah sabar dan bersyukur atas segala berkah-Nya,” pungkasnya mengakhiri. [Mohamad Deny Irawan]






















