Jakarta, Gontornews — Salah satu negara yang paling rutin menawarkan beasiswa bagi pelamar Indonesia adalah Australia. Anda mungkin sempat mendengar Australia Awards Scholarship atau bahkan pernah mencoba peluang beasiswa ini. Bila Anda ingin mencobanya kembali, beasiswa ini telah dibuka kembali untuk tahun ini.
Ya. Tahun ini Australia Awards Scholarship kembali membuka kesempatan bagi bagi pelajar Indonesia yang berminat meneruskan S1 atau S2 di sana. Pendaftaran beasiswa Australia Awards 2020 – 2021 telah dibuka sejak 1 Februari 2020 dan akan ditutup pada 30 April 2020 mendatang.
Dikutip beasiswapascasarjana.com, Australia Awards Scholarships (AAS) ini merupakan salah satu program beasiswa magister (S2) atau PhD/doktoral (S3) dari Pemerintah Australia yang melibatkan sejumlah perguruan tinggi terkemuka di sana.
Menariknya siapa saja yang memenuhi persyaratan bisa mendaftar. Selain kandidat Indonesia yang memiliki kualitas pribadi maupun profesional, kompetensi akademik, beasiswa ini juga sangat dianjurkan bagi kalangan wanita, penderita disabilitas, dan mereka yang berasal dari Aceh, Nusa Tenggara Timur, Nusa Tenggara Barat, Papua, Papua Barat, Maluku, dan Maluku Utara.
Adalah biaya kuliah penuh, biaya hidup, tiket perjalanan pulang pergi ke Australia, asuransi kesehatan, pelatihan di Indonesia sebelum keberangkatan plus uang saku, serta program pengenalan akademik Australia merupakan beberapa fasilitas yang ditawarkan program beasiswa ini
Selain itu dana penunjang saat kedatangan, biaya pemeriksaan kesehatan dan rontgen untuk pengajuan visa, dukungan penunjang akademik, visa pelajar, serta tunjangan kerja lapangan jika program master yang diambil mewajibkan kerja lapangan juga disediakan.
Bagi yang berminat dengan beasiswa ini dipersilahkan untuk melengkapi persyaratan dan ketentuan beasiswa ini terlebih dahulu. Apalagi basiswa ini terbuka bagi siapa saja yang memenuhi syarat dan ketentuan sebagai berikut.
Persyaratan Umum:
1. Usia minimum 18 tahun pada 1 Februari
2. Warganegara Indonesia dan mendaftar beasiswa dari Indonesia
3. Tidak berkewarganegaraan Australia, memiliki izin tinggal permanen di Australia, atau mengajukan permohonan visa untuk tinggal di Australia secara permanen
4. Tidak menikah/bertunangan dengan warganegara atau penduduk tetap Australia dan Selandia Baru
5. Tidak bertugas di kemiliteran
6. Tidak mengajukan permohonan Australia Awards jangka panjang lainnya (jika sudah menerima) kecuali telah berada di luar Australia selama dua kali waktu ketika berada di Australia. Misalnya, sebelumnya memperoleh beasiswa Australia Awards dengan durasi empat tahun, maka baru bisa mengajukan bila telah berada di Indonesia atau luar Australia selama delapan tahun.
7. Memenuhi persyaratan Pemerintah Australia untuk mahasiswa asing di Australia (kesehatan, karakter, dll)
8. Tidak mengajukan permohonan visa menetap di Australia
9. Memenuhi kriteria tertentu yang telah ditetapkan Pemerintah Indonesia
10. Memenuhi semua persyaratan Departemen Imigrasi dan Perlindungan Perbatasan (DIBT) untuk visa pelajar DFAT.
11. Memenuhi persyaratan masuk di universitas Australia di mana beasiswa akan dijalankan.
Persyaratan khusus:
1. Mendaftar untuk bidang studi yang masuk dalam area prioritas pembangunan (lihat “Bidang Studi Prioritas” di atas)
2. IPK minimal 2,9 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir. Untuk pelamar dari Area Fokus Geografis dan pelamar dengan disabilitas IPK minimal 2,75 (dengan skala maksimal 4) di jenjang pendidikan terakhir
3. Memiliki kemampuan bahasa Inggris yang dibuktikan dengan skor IELTS minimal 5,5 (atau 525 untuk TOEFL ITP atau 69 untuk TOEFL iBT atau 46 untuk PTE akademik) bagi pelamar program Master. Pelamar program Master dari Area Fokus Geografis dan pelamar dengan disabilitas skor IELTS 5,0 (atau 500 untuk TOEFL ITP atau 59 untuk TOEFL iBT atau 38 untuk PTE akademik)
4. Bagi pelamar program PhD kemampuan bahasa Inggris dibuktikan dengan skor IELTS minimal 6,0 (atau 550 untuk TOEFL ITP atau 79 untuk TOEFL iBT atau 54 untuk PTE akademik)
5. Sudah memiliki gelar sarjana, jika mendaftar untuk program Master, dan memiliki gelar Master apabila mendaftar program PhD (gelar jenjang pendidikan spesialis ataupun profesi tidak dikategorikan sebagai gelar Master)
6. Bagi pelamar PhD, melampirkan bukti komunikasi dengan kandidat pembimbing di universitas Australia terkait bidang studi dan proposal penelitian yang diajukan
7. Bagi pelamar PhD sebaiknya telah menyelesaikan program Master dengan minimal 25% komponen penelitian.
8. Bagi pelamar PhD, diprioritaskan bagi yang berprofesi sebagai staf di universitas, institusi pendidikan tinggi, institusi penelitian, pembuat kebijakan, dan yang bekerja di lembaga mitra Kementerian Luar Negeri dan Perdagangan Pemerintah Australia.
Dokumen aplikasi:
1. Salinan akta kelahiran atau yang setara
2. Bukti kewarganegaraan seperti KTP atau halaman informasi pada paspor
3. Daftar riwayat hidup terbaru
4. Salinan ijazah perguruan tinggi resmi (dilegalisir)
5. Salinan transkrip nilai perguruan tinggi resmi (dilegalisir)
6. Hasil tes bahasa Inggris IELTS atau TOEFL atau PTE akademik terbaru (dokumen asli) – hasil tes yang diperoleh dalam jangka waktu 2 tahun terakhir dianggap baru
7. Pelamar beasiswa Master harus melampirkan salinan ijazah/transkrip DIII yang dilegalisir jika menggunakan ijazah/transkrip DIV atau Sarjana Ekstensi
8. Pelamar beasiswa PhD harus melampirkan salinan ijazah/transkrip Sarjana yang dilegalisir
9. Referensi akademis dari pembimbing Master bagi pelamar program PhD; dan
10. Pelamar program PhD dan Master yang studinya akan mencakup sekurang-kurangnya lima puluh persen penelitian wajib melengkapi rincian proposal penelitian di formulir aplikasi.
Untuk informasi lebih lengkap seputar cakupan beasiswa, bidang studi prioritas, hingga pendaftaran bisa diakses lewat situs https://oasis.dfat. gov.au, lalu klik Australia Awards Scholarships dan pilih Indonesia.
Kontak:
Australian Awards Office
Gedung Wira Usaha 7th floor
Jl. H.R. Rasuna Said Kav.C-5 Kuningan
Jakarta Selatan 12940 Indonesia
[t] +62 21 527 7648 Fax: +62 21 527 7649
[e][email protected]
[w] www.australiaawardsindonesia.org
[Muhammad Khaerul Muttaqien]






















