Kangar-Malaysia, Gontornews — Pendakwah asal Mumbai, India, Dr Zakir Naik (DZN) menegaskan bahwa dirinya tidak melanggar hukum India. DZN bahkan tidak segan menuduh bahwa ‘musuh-musuh islam’ di India sebagai aktor dibalik pencekalan serta status buronannya di India.
Sebagaimana diketahui, pendakwah yang terkenal karena perannya yang berhasil mengislamkan ribuan bahkan jutaan muslim di dunia melalui ceramah serta dialognya melalui Youtube itu, saat ini, tinggal di Malaysia untuk mencari perlindungan. Di India, DZN terancam kasus ujaran kebencian karena telah dianggap mempromosikan permusuhan dan kebencian antara kelompok agama baik pidato publik maupun kuliah umum.
“Hanya karena saya menyebarkan perdamaian dan solusi bagi kemanusiaan, semua orang yang tidak menyukai perdamaian juga tidak menykai saja,” kata DZN saat menyampaikan keterangan singkatnya di Kangar, Ibu kota Perlis, Malaysia, sebagaimana dilansir Reuters.
“Ini tidak merubah appaun tentang musuh-musuh islam entah itu di Negara Barat atau di negara tempat saya dilahirkan yakni India,” tambah pendakwah yang sempat roadshow di sejumlah kota di Indonesia pada tahun 2017 silam.
Meski dianggap ‘bermasalah’ di India, sosok DZN mendapatkan perlindungan khusus dari Pemerintah Malaysia. Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad bahkan pernah mengatakan bahwa isi ceramah yang disampaikan DZN tidak seperti yang dituduhkan oleh India selama ini. lebih lanjut, Mahathir memastikan bahwa jika DZN tidak berbuat masalah di Malaysia, maka ia boleh tinggal di Malaysia selama mungkin. [Mohamad Deny Irawan]



















