Kairo, Gontornews — Presiden Mesir Abdel Fattah El-Sisi telah mendesak Konferensi Paris tentang Libya untuk mengambil posisi “jelas dan tidak ambigu” terhadap kehadiran militer asing di Libya. Menurutnya, semua militer asing harus meninggalkan Libya.
Arabnews.com melansir, El-Sisi menegaskan kembali kesiapan Mesir untuk membantu Libya menyatukan lembaga-lembaga negaranya dan memungkinkan rakyatnya menentukan masa depan mereka sendiri.
El-Sisi memperingatkan pihak-pihak di dalam dan di luar Libya terhadap upaya untuk merusak kemajuan menuju cita-cita ini.
Dia mendesak rakyat Libya untuk meninggalkan perbedaan demi membangun negara dengan kehendak Libya yang bebas.
Ia menambahkan bahwa Mesir siap kapan pun untuk membantu Libya.
Dia juga menyerukan distribusi kekayaan yang adil untuk mencapai pembangunan yang komprehensif di semua wilayah Libya.[]





















