Ankara, Gontornews — Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan pada 31 Maret mengatakan dia berencana mengunjungi Shusha, kota simbolis Karabakh yang dibebaskan tahun lalu dari pendudukan Armenia.
“Kami berharap bisa liburan di Shusha sesegera mungkin dengan mengunjungi Shusha setelah Idul Fitri,” kata Erdogan pada KTT Presiden Dewan Turki secara online.
“Penting bagi kami untuk terus mendukung Azerbaijan dengan segala cara untuk melestarikan warisan Turki di Karabakh,” tandasnya dikutip Hurriyetdailynews.com.
Dia menekankan pentingnya memulangkan semua pengungsi Azerbaijan ke wilayah ini secepat mungkin setelah rekonstruksi di lapangan.
Dalam konflik 44 hari, yang berakhir dengan gencatan senjata pada 10 November 2020, Azerbaijan membebaskan beberapa kota dan hampir 300 pemukiman dan desa di Karabakh dari pendudukan Armenia selama hampir tiga dekade.
Presiden Erdogan juga menekankan pentingnya persaudaraan untuk menunjukkan solidaritas dengan Siprus Turki, yang merupakan “bagian integral dari dunia Turki.”
“Saya yakin Anda akan membantu Siprus Turki untuk mencabut embargo. Saya percaya bahwa dengan bergabung, kami akan membawa Siprus Turki ke posisi yang layak mereka dapatkan,” tandasnya.
Membangun koneksi langsung ke Eropa akan meningkatkan kemakmuran, katanya, sambil menekankan bahwa organisasi Dewan Turki harus mempercepat pekerjaan yang dilakukan di bidang ini. []






















