Ponorogo, Gontornews — Kemeriahan ajang Reuni Akbar Dua Dekade Alumni Pondok Modern Darussalam Gontor Putra 2004 jelas terlihat pada Jumat-Sabtu 18-19 Oktober 2024 lalu. Bagaimana tidak, acara ini berhasil menarik minat 500-an peserta reuni yang berasal dari berbagai daerah, mulai dari Padang sampai Makassar.
“Ada yang datang menggunakan kendaraan pribadi, rombongan bus, pesawat, kapal laut, kereta api, bahkan ada peserta yang rela naik motor dari Brebes menuju Gontor,” terang Ustadz Syauqu Habibie, panitia reuni kepada Gontornews.com saat menggambarkan antusias tinggi dari alumni 2004.
Banyaknya jumlah peserta yang hadir pun juga turut mengundang decak kagum serta haru para guru, di antaranya sebagaimana disampaikan oleh Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Keluarga Pondok Modern (PP IKPM) Gontor, Ustadz Noor Syahid MPd saat acara pembukaan reuni, “Ini adalah reuni terbesar yang selama ini saya hadiri dengan jumlah 400-an peserta.” Jumlah itu pun ternyata masih terus bertambah hingga menembus angka 500-an peserta karena ternyata masih banyak alumni yang datang saat malam hari, setelah acara pembukaan.
Drs KH M Akrim Mariyat DiplAEd, salah satu Pimpinan Pondok Gontor juga menambahkan bahwa Reuni Akbar Genbi 678 adalah reuni marhalah dengan peserta terbanyak sepanjang sejarah kumpul reuni di Gontor.
Dalam sambutannya KH Akrim Mariyat juga mengingatkan dan menekankan agar semua alumni Gontor tidak meninggalkan kegiatan mengajar, baik di dalam keluarga, lingkungan kerja, atau pun di masyarakat. “Syukur-syukur mampu mendirikan lembaga pendidikan sendiri,” tekan kiai.
Karena dengan mengajar, sambungnya, menandakan bahwa alumni tersebut mampu memberikan manfaat yang sebesar-besarnya dan seluas-luasnya, bukan hanya untuk diri sendiri tetapi juga untuk orang lain.
“Ada hal unik dan menarik ketika malam pembukaan reuni akbar kali ini, di antaranya peserta kompak menggunakan dresscode baju putih, berkopiah hitam, dan dilengkapi papan nama layaknya ketika menjadi santri mengikuti acara muhadharah,” tutup Ustadz Syauqu. [Edithya Miranti]
























