| Judul | : | Fikih Tadarruj |
| Penulis | : | Syaikh Dr. Iyad Kamil Ibrahim Az-Zibari |
| Penerbit | : | Pustaka Al-Kautsar |
| Isi | : | 524 Halaman |
Di antara keagungan syariat Islam adalah nilai-nilai dalam aturan-aturan yang terdapat di dalamnya tidak mungkin bertentangan dengan martabat kemanusiaan. Syariat Islam adalah aturan-aturan dari Allah yang sangat menghargai menjaga dan melindungi fitrah manusia. Tidak ada aturan yang diturunkan oleh sang pencipta alam semesta ini, melainkan untuk kemaslahatan hidup manusia di dunia dan keselamatannya di akhirat kelak.
Syariat Islam adalah rahmat bagi semesta alam. Karena itu, maqashid syariah (tujuan-tujuan dari tegaknya syariat), yaitu: mejaga agama (hizhuddin), menjaga jiwa (hifzhunnaf), menjaga akal (hifzhul aql), menjaga harta (hifzhul maal), dan menjaga keturunan (hifzhunnasb), adalah upaya menjaga kemanusiaan agar tetap hidup dalam kemuliaan , keharmonisan, kebahagiaan, dan kesejahteraan. Karena begitu mulianya syariat ini, maka upaya-upaya untuk membumikannya pun harus dilakukan dengan cara-cara yang sesuai dengan apa yang ditempuh oleh Rasulullah, para sahabat, dan salafussaleh setelahnya.
Di antaranya adalah dengan menggunakan metode pentahapan yang dalam praktiknya memperhatikan hal-hal yang terkait dengan realitas masyarakat, agenda prioritas, dan keseimbangan. Semuanya itu bertujuan agar syariat ini secara bertahap diterima oleh seluruh umat manusia secara kaffah. Buku “Fikih Tadarruj” yang ada di tangan Anda adalah karya ilmiah dengan ratusan referensi otoritatif dan dapat dipertanggungjawabkan.
Buku ini hadir sebagai jawaban atas stigma negatif dari orang-orang yang belum memahami syariat secara utuh dan juga jawaban atas keraguan orang-orang yang masih menganggap syariat ini sebagai ancaman bagi kemanusiaan. Karena itu buku ini sangat layak untuk dibaca oleh para pendakwah, aktivis, politisi, guru, mahasiswa bahkan oleh orang-orang bukan non Muslim sekalipun. [Muhammad Khaerul Muttaqien]




















