pesanan-baju-kaos
31 °c
Pecenongan
Wed
Thu
Tuesday, 6 October, 2026
Login
Langganan
gontornews.com
Daftar Pelatihan Guru Al Barqy
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result
gontornews.com
Langganan
Home Muamalah Ekonomi

Geliat Milenial dalam Berwakaf Uang

M Khaerul Muttaqien by M Khaerul Muttaqien
8 March 2021
in Ekonomi
0
Geliat Milenial dalam Berwakaf Uang

Jakarta, Gontornews — Wakaf dengan berbagai bentuknya baik dalam bentuk harta tidak bergerak seperti tanah maupun harta bergerak seperti uang, jika digarap dengan baik wakaf dapat memberikan manfaat yang sangat luar biasa bagi kesejahteraan umat.

Berdasarkan data yang ada, potensi aset wakaf di Indonesia per tahun mencapai Rp2.000 triliun sedangkan potensi wakaf uang mencapai Rp188 triliun. Sayangnya potensi tersebut belum termanfaatkan dengan baik. Padahal sudah sejak lama umat Islam Indonesia mempraktikkan wakaf dalam kehidupan sehari-hari.

Ketua Forum Wakaf Produktif, Bobby Manulang mengatakan, beranjak dari masalah esensial dalam dunia perwakafan nasional bahwa kesenjangan antara pertumbuhan wakaf aset dan wakaf tunai yang menyebabkan aset wakaf tidak terkelola dengan baik merupakan alasan wakaf uang perlu ditingkatkan.

Adalah rendahnya pertumbuhan wakaf uang, menurut Bobby, terjadi karena minimnya literasi masyarakat terhadap wakaf yang mana hal itu bisa dilihat dari mindset yang selama ini berkembang di masyarakat, wakaf masih diidentikan sebagai ibadahnya orang – orang kaya.

BACA JUGA

Darussalam Global Charity Resmi Berstatus LAZ Nasional

BI-Kemenag-UNIDA Gontor Gelar Sekolah Wakaf

KUII Ke-8: BAZNAS Komitmen Perkuat Peran Zakat untuk Pemberdayaan Mustahik

Penerbit Erlangga Raih Apresiasi Radar Surabaya Awards 2026

Sakinah Finance Dorong Literasi Keuangan Syariah bagi Generasi Muslimah di Kampus Aisyah binti Abu Bakar Bogor

Akibatnya banyak dari masyarakat yang melazimkan bahwa wakaf hanya bisa ditunaikan dalam bilangan-bilangan besar. Sementara orang yang belum memiliki uang jutaan, puluhan juta bahkan ratusan juta merasa tidak pantas untuk berwakaf. Akibat dua mindset itu muncul mindset ketiga yang lebih fatal, dimana masyarakat merasa bahwa berwakaf tidak perlu disegerakan.

Terkait penyebab rendahnya literasi wakaf, kata Boby, hal itu terjadi karena tingkat kesulitan dalam mengkampanyekan wakaf berbeda dengan kampanye zakat yang cukup mudah. Ibarat orang berburu, kampanye wakaf sesulit orang yang berburu di hutan belantara, karena yang menjadi sasaran buruannya masih sembunyi di balik semak-semak hutan belantara.

Sedangkan kampanye zakat semudah orang berburu di kebun binatang yang sasaran buruannya sudah ada di kandangnya masing- masing. Karena zakat sudah menjadi top of mind donasi di kalangan umat Muslim Indonesia. Banyak orang yang sudah mengerti bahwa 2,5 % dari penghasilannya harus dikeluarkan untuk zakat. “Artinya para amil sudah tidak lagi merasa kesulitan untuk menghimpun dana zakat dari masyarakat,” ungkapnya.

Untuk itu pihaknya mengajak semua pihak untuk berperan bersama-sama untuk andil dalam upaya mengembangkan literasi wakaf ini. Dalam hal ini pihaknya juga berharap kepada kiai ataupun ustadz agar dalam khutbahnya mendakwahkan wakaf sebagai bagian dari ibadah yang dianjurkan dalam Islam.

Karena memang belum banyak khatib yang berbicara tentang wakaf dalam mimbar-mimbar khutbahnya. Karena tadi, ibarat orang berburu di hutan belantara, literasi wakaf terlampau sulit untuk ditanamkan kepada masyarakat, sehingga diperlukan stimulus dengan literasi.

Selain itu bisa juga dilakukan dengan program yang bisa membuat masyarakat peduli dan memancing mereka keluar. Untuk menstimulusnya wakaf harus dicarikan relasi dengan setiap aktivitas masyarakat. Dalam hal ini literasi wakaf pun sudah masuk ke dalam sektor perbankan, pasar modal, infrastruktur dan manufaktur.

Di sektor perbankan misalnya, sudah ada transaksi wakaf yang sudah dihimpun. Di asuransi juga sudah menggeliat soal wakaf ini. Bahkan di pasar modal hari ini sudah ada bahasa wakaf saham. Infrastruktur dan manufaktur juga menjadi bagian penting dalam merelasikan hubungan kampanye wakaf terhadap industri-industri ini.

“Karena pengembangan aset-aset wakaf juga erat kaitannya dengan industri-industri infrastruktur yang dengannya ada potensi yang bisa digali untuk menghimpun wakaf uang dari para pekerja yang ada di dunia infrastruktur,” ungkapnya dalam webinar wakaf uang pada Sabtu (23/01/2021). Selain itu juga dimungkinkan untuk menjalin aliansi strategis dengan industri untuk bisa menyumbangkan kompetensinya dalam pengembangan aset wakaf terutama untuk aset harta tidak bergerak.

Meski belum sepopuler zakat, menurut Bobby, melalui penetrasi digital literasi serta kemudahan berwakaf mulai digandrungi oleh kaum milenial. Jumlah donasi dari kalangan milenial yang berwakaf memang tidaklah besar, tapi jumlah mereka yang berwakaf uang sangat banyak. Kemudahan berwakaf yang bisa dilakukan dengan nominal Rp 10 ribu inilah yang membuat kalangan milenial bisa menjangkaunya.

Berdasarkan usia, kalangan milenial (usia 24-35 tahun) yang mendominasi profil donatur sebesar 48 persen. Perolehan tersebut jauh lebih besar jika dibandingkan dengan senior-seniornya, yakni Generasi X (35 persen) Baby Boomer dan Pre-Boomer (11 persen).
Dari keterangan itu pihaknya menganggap milenial sebagai real future sektor wakaf yang perlu dibidik dengan cermat. Memang kalangan milenial yang ada saat ini belum memiliki pendapatan yang besar. Tapi dengan literasi yang kuat dan inovasi yang memudahkan untuk berwakaf, diharapkan timbul loyalitas untuk berwakaf.

Direktur Eksekutif Komite Nasional Ekonomi dan Keuangan Syariah (KNEKS) Ventje Rahardjo Soedigno mengatakan, wakaf uang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi nasional. Karenanya penting untuk memperhatikan faktor -faktor yang dapat membangun kepercayaan calon wakif. “Kita harus bisa bersama-sama meyakini bahwa mereka dapat percaya dengan siapapun nazhirnya,” ujarnya dalam Webinar Gerakan Nasional Wakaf Uang, Sabtu (23/1).

Menurutnya, menunjukkan reputasi, akuntabilitas, hingga transparansi yang baik merupakan kewajiban bagi nazhir. Adalah wakaf uang merupakan pengelolaan investasi yang mendapatkan tantangan. Begitupun dengan upaya meningkatkan realisasi pengelolaan wakaf uang secara nasional juga tantangan. Karena pengelolaan investasi sedang mendapatkan tantangan, maka kita sedang membangun kepercayaan kepada calon wakif terutama wakaf uang,” ujarnya.

Untuk itu pihaknya mengajak semua pihak untuk melakukan pendalaman inovasi pengembangan wakaf uang. Misalnya, seperti Kementerian Keuangan yang memiliki cash wakaf linked sukuk (CWLS) dengan prestasi yang cukup baik. Dalam hal ini Kemenkeu hingga saat ini telah memperoleh 1.041 jumlah wakif CWLS- nya. Berdasarkan catatan yang ada, inovasi pengembangan wakaf uang dari produk CWLS SW001, hingga Maret 2020
mencatatkan perolehannya sebesar Rp 50,85 miliar dan Rp 14,9 miliar pada November 2020.

Hal senada juga diungkapkan oleh Ketua Badan Pelaksana Badan Wakaf Indonesia (BWI) Mohammad Nuh dalam opening speechnya saat webinar nasional wakaf uang Sabtu (23/01/2021). Menurutnya meski belum sepopuler zakat, intensitas wakaf saat ini semakin tinggi digunakan dalam ranah publik. Meski begitu wakaf uang bisa menjadi peluang dan tantangan bagi para pegiat perwakafan dalam meningkatkan profesionalitasnya baik dari sisi pengumpulan, pengelolaan, dan pemanfaatannya bagi mauquf alaih.

Karena dari potensi wakaf uang di Indonesia yang katanya berjumlah Rp 180 triliun, hingga saat ini berdasarkan catatan Kementerian Agama, realisasi wakaf uang di Indonesia baru mencapai Rp 255 miliar. Realisasi tersebut masih sangat rendah jika dibandingkan dengan potensi yang ada. Dalam hal ini adalah tingkat literasi wakaf uang yang masih menjadi salah satu kendala minimnya perolehan wakaf kriteria ini, yakni dengan tingkat literasi yang berada di angka 57,67 persen.

Baginya, Badan Wakaf Indonesia (BWI) adalah kendaraan, sedangkan wakaf adalah muatannya dan gerakan wakaf uang bisa berhasil jika daya dorongnya lebih besar dari daya geseknya. Untuk itu literasi wakaf uang perlu didorong dengan beragam gerakan yang melibatkan lintas sektor. Selain itu penguatan kompetensi nazhir, transformasi layanan, inovasi, hingga digitalisasi merupakan beberapa hal yang juga perlu menjadi fokus dan kekuatan perwakafan Indonesia di masa yang akan datang.

.

Tags: MilenialMuslimWakaf uang
Share8Tweet5Send
Previous Post

Umat Islam Wajib Bersatu

Next Post

BAZNAS Berikan Kemudahan Layanan Zakat melalui Qur’an Best

M Khaerul Muttaqien

M Khaerul Muttaqien

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

This site is protected by reCAPTCHA and the Google Privacy Policy and Terms of Service apply.

  • Trending
  • Comments
  • Latest
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

Catatan Penting dari Pengukuhan Prof Akhmad Affandi Mahfudz sebagai Guru Besar UNIDA Gontor

1 October 2026
Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

Berbudi Tinggi dan Berjiwa Besar: Fondasi dan Mahkota Kepribadian Santri

25 September 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Sosiologi Ketahanan Gontor

Pengalaman Gontor Mendidik Santri Terampil Komunikasi

29 September 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

0
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

0
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

0
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

0
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

0
Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

Arsitektur Peradaban Gontor: Sintesis Tasawuf, Sunnatullah, dan Hakikat Pendidikan

6 October 2026
Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

Prodi IQT UNIDA Gontor Dalami Jurnalistik Media Islam di Majalah Gontor

6 October 2026
Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

Ciptakan Rumah Tangga Sakinah, Berikut Lima Tipsnya!

6 October 2026
Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

Menyoal Branding Pesantren: Saat Pesantren Harus ‘Tebar Jala’ Informasi

5 October 2026
Pesta Literasi Alumni di Satu Abad Gontor

Tangis Haru di Puncak Peringatan 100 Tahun Gontor

5 October 2026
gontornews.com

Kantor :
Jalan Taman Sejahtera No.1A RT.06 RW.03 (Samping Masjid Jami' Al-Munir) Gandaria Selatan, Cilandak, Jakarta Selatan
Telp : 021-29124801
Fax : 021-29124802
Layanan Pelanggan : 0819-1515-1456 (Khusus WA)
Email :
[email protected]
[email protected]
[email protected]

TENTANG KAMI

  • Profil
  • Redaksi & Manajemen
  • Info Iklan
  • Panduan Kebijakan Media
  • Berlangganan Majalah
  • Komplain Majalah
  • Privacy Policy

INSTAGRAM

Ikuti Kami

  • Bismillah, bagi yang ingin mempromosikan usahanya di Majalah Gontor edisi November silahkan daftar dan cek paketnya pada link https://bit.ly/pasang-iklan-mg atau scan barcode pada gambar.#majalahgontor #gontornews
  • Bismillah.
Paket Perpustakaan.
EDISI TAHUN 2020 - 2025Hanya : Rp. 149.000,-
Didapatkan:
1. Isi 20 Eksemplar
2. Edisi Tahun Acak
3. + SUBSIDI ONGKIR 10.000,-Pesan Via WhatsApp
0812 3416 0133, 0858 1760 8802Website : www.gontornews.com
Instagram : @gontornews#majalahgontor
#majalahgontor
  • Bismillah.
tersedia baju kaos lengan panjang atau pendek. Warna putih dan hitam. Degan Sablon DTF.Ukuran : S, M, L, XLLink Pembelian : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews
  • Edisi Khusus Bulan September 2026 spsial 100 tahun .Pesan sekarang
https://bit.ly/pesan-majalah#majalahgontor
#gontornews
  • Bismillah, kami kembali membuka kesempatan kepada Alumni Gontor ataupun Pondok Alumni yang memiliki usaha yang ingin diperkenalkan melalui Majalah Gontor pada bulan oktiober ini.
Kami membuka 3 paket pilihan :
1. 1/4
2. 1/6
3. Iklan MiniLink pendaftaran : https://bit.ly/pasang-iklan-mgatau bisa lihat di link Bio.#majalahgontor #gontornews
  • Alhamdulillah Majalah Gontor Edisi Khusus Bulan September spesial100 tahun Gontor telah tersedia. Stok edisi khusus semakin menipis pula (Juli - September). Bagi yang belum memiliki bisa Langsung pesan melalui link berikut :
https://bit.ly/pesan-majalahJangan sampai kehabisan.Untuk Baju kaos bisa juga pesan melalui link ini : https://tinyurl.com/pesan-bajukontak bagian penjualan :
0812-3416-0133
#majalahgontor #gontornews #gontor #alumnigontor
  • Tersedia Ukuran:
S, M, L, XL, XXLWarna : Hitam dan Putih
Sablon : DTF
  • Kumpul-kumpul alumni di acara puncak 100 Tahun gontor boleh juga ini. Silahkan yang mau pesan bisa langsung ke link berikut : https://tinyurl.com/pesan-kaos
atau bisa pesan ke nomor yang ada pada flyer.Bahan : Cotton Combed 24s
Warna tersedia : Hitam dan Putih
Tersedia lengan pendek dan lengan panjang.
Ukuran : S, M, L, XL, XXL.Catatan:
Gambar yang ada pada katalog ini mungkin tidak 100% akurat dengan aslinya. Hal tersebut disebabkan adanya faktor perbedaan cahaya dan tampilan pada media elektronik yang digunakan.#gontornews #majalahgontor
  • Bismillah, PRE-ORDER
Limited Edition
Tersedia Warna Hitam dan Putih
Ukuran yang tersedia : S, M, L, XL, XXL
Bahan : Cotton Combed 24s
Sablon : DTFLink Pemesanan : https://tinyurl.com/pesan-baju#majalahgontor
#gontornews

© 2023 gontornews.com. All Rights Reserved

Banner Footer
▲
  • Home
  • News
    • Dunia
    • Nasional
    • Nusantara
  • Inspirasi
    • Sirah
    • Dakwah
    • Hidayah
    • Ihwal
    • Jejak
    • Sukses
    • Mujahid
    • Oase
  • Pendidikan
    • Virtual Tour Pesantren
    • Lembaga
    • Buku
    • Beasiswa
    • Risalah
    • Khazanah
    • Keluarga
  • Muamalah
    • Ekonomi
    • Peluang
    • Halal
    • Rihlah
    • Konsultasi
  • Tadabbur
    • Tafsir
    • Hadis
    • Dirasah
  • Values
    • Tausiah
    • Sikap
    • Mahfudzat
    • Kolom
    • Afkar
  • Saintek
    • Sains
    • Teknologi
    • Kesehatan
    • Lingkungan
  • Laput
    • #IBF2020
  • Wawancara
  • Gontoriana
    • Pondok
    • Trimurti
    • Risalah
    • Alumni
  • Berlangganan
  • MG Digital
  • Login
No Result
View All Result