Gaza, Gontornews-– Hamas, kelompok Perlawanan Palestina, dalam sebuah pernyataan pada Jumat (8/3) mengatakan, Israel “tidak punya pilihan” selain mencabut blokade Jalur Gaza yang sudah berlangsung selama 12 tahun.
“Kami akan terus menggelar demonstrasi damai di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel, sambil menggunakan semua cara damai untuk menekan Israel,” kata pernyataan itu, Anadolu Agency melaporkan.
“Pendudukan Zionis tidak punya pilihan selain memenuhi tuntutan rakyat kami untuk mengakhiri blokade,” tambahnya.
Hamas juga menekankan peran penting yang dimainkan oleh wanita Palestina, dalam perjuangan berkelanjutan melawan blokade dan pendudukan.
“Hari ini, wanita berdiri berdampingan dengan pria dan pemuda revolusioner kita, bersama dengan orang-orang lain dari semua lapisan masyarakat, untuk mengambil bagian dalam aksi unjuk rasa,” ujar kelompok itu dalam pernyataan.
Pada kesempatan Hari Perempuan Internasional, demonstrasi hari Jumat di Gaza diadakan di bawah panji, “Jumat wanita Palestina”.
Sejak Palestina mulai mengadakan demonstrasi reguler di sepanjang zona penyangga Gaza-Israel hampir satu tahun yang lalu, lebih dari 250 pengunjuk rasa Palestina tewas oleh tembakan tentara Israel.
Demonstran menuntut hak para pengungsi Palestina, untuk kembali ke rumah dan desa mereka di Palestina, yang menjadi tujuan mereka pada tahun 1948, membuka jalan bagi negara baru Israel.
Mereka juga menuntut diakhirinya blokade berkelanjutan Israel atas Jalur Gaza, yang telah memusnahkan ekonomi Gaza dan merampas komoditas pokok sekitar dua juta penduduknya. [Fathuroji]






















